VIDEO: Warga Tiban Koperasi Minta Lahan Resapan Air yang Ditimbun Pengembang Dibuka Kembali

Warga Tiban Koperasi meminta kepada pihak BP Batam segera membuka lagi kolam resapan air yang sebelumnya sudah ada tetapi ditutup pengembang

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Warga Tiban Koperasi didampingi Camat Sekupang, Batam, melaksanakan musyawarah terbuka bersama tim teknis sarana dan prasarana BP Batam.

Musyawarah berlangsung di depan kolam resapan air yang sudah ditimbun pengembang, Sabtu (28/7/2018).

Musyawarah dilakukan guna mencari solusi bagi masyarakat yang terkena bencana banjir saat hujan lebat, Rabu (25/7/2018) lalu.

Baca: Takut Banjir Lagi, Warga Tiban Koperasi Minta Kolam Resapan Air yang Ditimbun Pengembang Dibuka

Baca: BREAKINGNEWS: Suami Guru SDN 011 Tanjunguncang Meninggal Setelah Terjatuh di Belakang Rumahnya

Baca: Harga Telur dan Sayuran di Batam Mulai Turun, Ibu-Ibu dan Para Pedagang pun Senang

Ketua RW 06 Tiban Koperasi, Mustaqfirin mengatakan, saat pertemuan terbuka itu tim sarana dan prasarana BP Batam berjanji akan menindaklanjuti masalah tersebut.

"Jadi pada pertemuan kita saat ini, aspirasi masyarakat sudah disampaikan, dan warga meminta kolam resapan air di buka kembali. Supaya banjir dapat ditangani dan tidak terjadi lagi di pemukiman warga,"katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Anto Sujanto, perwakilan warga. Warga meminta kepada pihak BP Batam segera membuka lagi kolam resapan air yang sebelumnya sudah ada tetapi ditutup pengembang.

Sebelum kolam resapan air ditimbun, hampir 20 tahun lebih Tiban Koperasi tidak pernah mengalami banjir.

Namun setelah kolam tersebut ditimbun, banjir melanda pemukiman warga.

Warga pun khawatir jika banjir bisa terjadi lagi kalau hujan turun.

Sebuah rumah di Tiban Koperasi, Kecamatan Sekupang, Batam rusak parah diterjang banjir, Rabu (25/7/2018). TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Sebuah rumah di Tiban Koperasi, Kecamatan Sekupang, Batam rusak parah diterjang banjir, Rabu (25/7/2018). TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN ()

"Jadi intinya warga sangat khawatir dan takut akan terjadi banjir susulan apabila tidak ditangani segera,"katanya.

Dia menambahkan, Senin nanti masalah ini akan dirapatkan oleh BP Batam. Keesokan harinya, warga akan mendatangi BP Batam untuk mengetahui hasilnya.

"Nah di hari Selasa (1/8/2018),perwakilan warga akan datang ke kantor BP Batam untuk menanyakan hasil rapat. Jadi kita harapkan ada solusinya,"tuturnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Danang Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved