Cerita Irene, Gadis Serbia yang Kepincut Laut Bening White Sands Island Resort, Bintan Kepri

Irene datang dari Serbia, sengaja memilih White Island sebagai tempat berlibur karena tertarik dengan foto-foto lokasi ini di media sosial

Cerita Irene, Gadis Serbia yang Kepincut Laut Bening White Sands Island Resort, Bintan Kepri
TRIBUNBATAM/AMINNUDIN
Irene, gadis Serbia yang menyukai White Sands Island Resort di Bintan, Kepri 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Warna air laut yang bening di White Sands Island Resort atau biasa disebut pulau beralas pasir menjilati kaki Irena, pelancong asal negara Serbia.

Serbia adalah negara eks Yugoslavia yang berada di kawasan Eropa Tenggara. Warganya belakangan rajin berlibur ke Indonesia.

Irena, gadis berusia 25 tahun itu menggenggam tongsis mencari sudut yang indah untuk berswafoto.

Baca: 6 Fakta The Sacred Riana, Sosok Ilusionis Indonesia yang Bikin Heboh Americas Got Talent. Ramah

Baca: Sertijab Dandim Bintan, Ini Pesan Penting Danrem Soal Kondisi Kepri

Baca: Sabtu Tengah Malam, Warga Bintan dan Tanjungpinang Bisa Saksikan Fenomena Langka Bulan Darah

Sekitar lima belas benit mencari cari spot foto, ia pun memilih lokasi di tepian pantai yang ada kursi berbingkai love.

Di situlah ia menjepret dirinya dengan background love dan hamparan laut bening gradasi biru cerah.

"Saya cukup puas dengan apa yang saya dapatkan,"ujar Irena usai berswafoto alias foto narsis.

Irene datang berempat dengan kawannya dari Serbia. Mereka sengaja memilih White Island sebagai tempat berlibur kali ini karena tertarik dengan nuansa yang mereka lihat di foto foto yang beredar di internet dan sosial media.

Bayangan pasir putih yang lembut seperti kapas menggoda hatinya.

Maka begitu mereka memutukan berlibur ke Indonesia, Bintan merupakan  recomendasi pertama yang hendak mereka sambangi. 

"Pasirnya membuat kami tergoda datang ke sini. Alamnya yang juga natural," ujar Rangka, teman Irene.

White Sands  Island Resort tempat Irene berlibur adalah satu diantara private island yang ada di Bintan. Lokasinya berhadapan dengan kawasan pantai Trikora.

Untuk ke sana, pengunjung atau pelancong diantar menggunakan pompong yang disediakan pihak resort. Waktu tempu dari pantai Trikora ke Wihte Island sekitar 15 menit.

Selama lima belas menit menuju resort, pengunjung sudah disorkan sejumlah pemandangan menarik yang tidak biasa.

Ada deretan pemandangan rumah pesisir serta aneka kapal kapal tradisional di sekitar Trikora. 

Resort yang dikelola privat seperti Wihte Sands Island memang tengah berkembang di Bintan. Kelebihan private dibadingkan resort umum adalah, privasi.

Pengunjung bisa menikmati lebih bebas fasilitas dan panorama yang ditawarkan bak di rumah sendiri.

Selain itu alam yang masih natural.

Hal itu yang diungkapkan Francis, Direktur White Sands Island Resort.

"Kelebihan private island, mungkin tidak banyak intervensi dari luar, itu yang pertama. Yang kedua alamnya tentu lebih natural. Bayangkan, di sini sampai ada penyu naik ke pulau hanya untuk bertelur, itu betul betul sangat natural,"kata Francis.

Alam yang asli merupakan nilai tawar utama yang ditawarkan resort berbasis private island seperti White Sands Island.

Karena menawarkan natural view, Jhon mengatakan, pihaknya menyediakan kamar kamar yang mendukung hal tersebut.

Tamu, kata dia bisa memilih tiga pilihan menginap di White Island. Pertama, ada kamar ala camping buat tamu yang ingin menikmati keindahan dengan lebih simpel, praktis namun tetap memanjakan.

Jenis kamar lain adalah kampung house yang terbuat dari kayu, dengan desain ala rumah kampung di pesisir pantai.

"Untuk camping sama kampung house di sini kita bisa akomodasi sampai sekitaran 60 orang,"kata Francis.

Dan tipe kamar yang terbaru adalah tipe vila dengan panorama langsung menghadap ke laut. Jumlah kamar vila yang disediakan ada 10 unit.

Tribun berkesempatan mengintip lebih dalam isi kamar vila yang ditawarkan tersebut. Di dalamnya berisi satu tempat tidur lebar, dan lengkap dengan kursi panjang untuk duduk berdua sambil menatap laut.

"Jadi begitu bangun di pagi hari dan membuka jendela atau pintu, langsung terbentang laut di depan,"kata Francis.

Menginap di private island seperti White Sands Island Resort tentu tak melulu soal tidur. Agar tidak bosan, tamu ditawatkan beragam fasilitas hiburan yang memanjakan jiwa dan raga.

Ada banana boat, kayaking,  snorkeling, bumper tube, transparant canoe, dan jetski.

"Kalau snorkeling di sini bisa saya terbaik. Kenapa begitu, karena di sini karang, sama ikan ikan di sekitar pulau memang mantap. Saya sendiri jujur juga pehobi nyelam, dan sepengelaman saya nyelam, spot spot nyelam di Bintan kurang, tapi di sini (white island) ada. Bahkan kalau kita kayak, kita bisa lihat karang karang karena laut begitu jernih, transparan, "kata Francis. 

Pada momen spesial seperti HUT RI 17Agustus, manajemen White Island kadang menyemrakannya dengan menghadirkan suguhan hiburan yang spektakuler. 

"Kayak mau 17 agustusan nanti, kita ada undang Dj dari Singapura ubtuk perfomance ke sini. Biasanya pengunjung yang hadir penuh,"kata Francis.

White sands Island Resort memiliki lahan seluas 6 hektare.

Selain mengembangkan resort, White Islan kata Jhin juga mencoba berkontrubusi dengan pengembangan habitat lingkungan sekitar.

Seperti turut terlibat dalam kegiatan konservasi hutan mangrove dan pengemvangana penyu khas Bintan.

Penyu tersebut hampir terncam punah sehingga dibutuhkan keterlibatan tinggibagar tetap lestaro.

"Soal pwnyu, kan ada musim bertelurnya. Nah setiap tahun kita buat organizer event untuk pelepasan penyu ke habitanya. Tahun kemarin kita sempat undang bupati dan wabub Bintan datang untuk melepas penyu ke laut,"kata Francis. (tribunbatam/aminnudin)

Penulis: Aminnudin
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help