Donald Trump Ancam Shutdown Jika Proyek Tembok Anti-Imigran Senilai Rp362,5 T tak Disetujui

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengancam menutup operasional pemerintahan (shutdown).

Donald Trump Ancam Shutdown Jika Proyek Tembok Anti-Imigran Senilai Rp362,5 T tak Disetujui
kompas.com
Presiden AS Donald Trump 

TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengancam menutup operasional pemerintahan (shutdown).

Ancaman itu dilontarkan jika Partai Demokrat tidak menyetujui perubahan undang-undang imigrasi dan enggan membiayai pembangunan tembok anti-imigran.

Trump juga tak khawatir, jika partai penopangnya Republik ditunjuk sebagai tak beroperasinya pemerintahan setelah shutdown.

"Saya akan mengizinkan 'shut down' pemerintahan jika Demokrat tidak memberikan suaranya untuk Keamanan Perbatasan, termasuk pembangunan Tembok! Kita harus menghapus Lottery, Catch & Release etc dan menjalankan sistem imigrasi berdasarkan KEMANFAATAN! Kita perlu orang-orang yang hebat yang datang ke Negara kita," tulis Trump lewat Twitternya. 

Baca: AS Shutdown, Ekspor dan Keuangan Indonesia Terancam Kena Dampaknya

Baca: KONGRES AS Capai Kesepakatan untuk Akhiri Shutdown, Para Analis Justru Meragukannya

Baca: Tak Ingin Kehilangan Omset Rp 867 Juta per Hari, Patung Liberty Dibuka Lagi Meski Sedang Shutdown

Sejatinya, Trump sudah berulang kali mengancam menutup operasional pemerintahan agar UU imigrasi menjadi prioritas.

Trump mengajukan permintaan anggaran 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp362,5 triliun untuk membangun tembok anti-imigran di perbatasan selatan. 

Baca: Pemerintah Amerika Serikat Shutdown! Apakah Itu? Berbahayakah Dampaknya Bagi Indonesia?

Baca: Hari Ini Setahun Presiden Donald Trump. Bukannya Merayakan, AS Terancam Shutdown & PNS Dirumahkan

Kongres AS dan pemerintah AS harus sudah menyepakati seluruh anggaran pada deadline 30 September mendatang.  (kontan)

Editor: Sri Murni
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help