Ketua & Anggota Komisi III DPRD Batam Malu dan Kesal tak Satupun Hasil Reses Masuk Proyek Perkimtan

Ketua Komisi III Nyanyang Haris Pratamura mengakui malu karena sering turun melakukan reses, tetapi hasilnya tak dilaksanakan.

Ketua & Anggota Komisi III DPRD Batam Malu dan Kesal tak Satupun Hasil Reses Masuk Proyek Perkimtan
tribun batam
Sejumlah anggota DPRD Batam dari Komisi III rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Batam, Selasa (31/7/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah anggota DPRD Batam dari Komisi III tampak kesal mendengar Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) membacakan realisasi anggarannya dalam rapat dengar pendapat (RDP), Selasa (31/7/2018).

Pasalnya, dari paparan Dinas Perkimtan tersebut, tidak satupun pokok pikiran (Pokir) dan hasil musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) anggota Komisi III dilaksanakan.

Ketua Komisi III Nyanyang Haris Pratamura mengakui malu karena sering turun melakukan reses, tetapi hasilnya tak dilaksanakan.

Padahal masyarakat sudah berharap dengan anggota dewan yang menemui mereka.

"Kami malu Pak, kita reses turun ke lapangan dikira omong kosong. Sia-sia jadinya. Kita reses, Musrenbang anggaran dari pemerintah juga. Rasa malu kita ada Pak, Dewan ini tak bisa kerjakan ini," kata Nyanyang.

Ditempat yang sama, anggota Komisi III Sugito juga tampak kesal karena pokir tak terlaksana.

Baca: Pungli SMPN 10, Anggota DPRD Batam Li Khai Minta Kepolisian Juga Menyelidiki Sekolah Lain 

Baca: Saat Tutup Musrenbang, Isdianto Blak-blakan Waktu Penantiannya Jadi Wagub: Terlama!

Baca: Wawako Sebut Pembangunan Jalan Perumahan GPI Akan Jadi Prioritas: Sudah Diajukan di Musrenbang

Padahal 90 persen pokir Dewan ada di Dinas Perkimtan ini. Menurutnya masalah tunda salur dan tunda bayar urusan belakangan, yang penting pokir harus dilaksanakan walaupun di akhir tahun.

Aggota Komisi III lainnya, Jefry Simanjuntak, menambahkan dirinya punya pokir tak ada di atas Rp 200 juta tetapi datanya tak bisa diperlihatkan oleh Dinas Perkimtan sampai saat ini.

"Saya tak mengetahui mana datanya sekarang? Siapa yang mengubahnya. Saya tak ada melihat fisiknya. Kami rasa Komisi III ini tak ada mitra kerjanya dengan Perkimtan. Renja (rencana kerja) Pemko Batam tak kami ganggu, masa pokir tak ada dilaksanakan," ujarnya dengan suara tinggi.

Rohaizat, anggota Komisi III lainnya, mengaku bukannya tak percaya pokir bakal tidak dilaksanakan namun kenyataan di lapangan bisa saja ada kendala teknis. Sehingga Pokir dan Musrenbang tidak terlaksana.

"Satupun Pokir saya juga belum ada lihat. Bukannya tak percaya bakal di laksanakan tapi siapa tahu ada kendala di lapangan," sesalnya. 

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Perkimtan Wiratmoko mengatakan sampai saat ini Pokir Komisi III memang belum terlaksana karena masih dalam proses lelang.

"Sampai saat ini Pokir memang belum bisa terlaksana, termasuk juga jalan, dan lain sebagainya. Dikarenakan masih dalam proses lelang," jelasnya. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved