Menko Perekonomian Rapat dengan Sejumlah Pengusaha, Darmin Tak Paksakan KEK di Batam

Rapat itu dipimpin langsung Darmin dengan agenda pembahasan terkait pro dan kontra FTZ dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam.

Menko Perekonomian Rapat dengan Sejumlah Pengusaha, Darmin Tak Paksakan KEK di Batam
Tribun Batam/HO
Menko Perekonomian Darmin nasution memimpin rapat koordinasi dengan sejumlahx asosiasi pengusaha terkait pro-kontra FTZ dan KEK di Jakarta, Selasa (31/7/2018). 

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Menko Perekonomian RI, Darmin Nasution mengundang sejumlah organisasi pelaku usaha di Batam, Kepri, dalam rapat koordinasi di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Sejumlah pengusaha yang hadir berasal dari Kadin Kepri, Kadin Batam, Apindo, REI, INSA dan lainnya.

Rapat itu dipimpin langsung Darmin dengan agenda pembahasan terkait pro dan kontra Free Trade Zone (FTZ) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam.

Rapat yang berlangsung sekitar 2,5 jam ini juga dihadiri Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Deputi II BP Batam Yusmar Anggadinata dan Deputi III BP Batam, Dwianto Eko Winaryo.

Ketua INSA Batam, Osman Hasyim kepada Tribun mengatakan, dalam rapat itu pelaku usaha kembali diminta masukannya terkait pro dan kontra FTZ dan KEK di Batam.

"Kami diminta masukan sebelum pemerintah mengambil keputusan lebih lanjut. Kenapa harus FTZ, bagaimana kalau KEK dilaksanakan, seperti itu," kata Osman kepada TRIBUNBATAM.id, Selasa (31/7/2018) malam.

Pada kesempatan itu, perwakilan organisasi usaha yang hadir kompak tetap menginginkan FTZ berlaku di Batam.

Sama seperti argumen sebelumnya yang pernah dibahas, mereka menyampaikan opsi FTZ plus-plus. 

Opsi tersebut adalah tetap mempertahankan FTZ, tetapi dengan tambahan fasilitas dan insentif  yang akan ditawarkan untuk KEK.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved