Soal Rencana Batam Sebagai Pusat Logistik, Ini yang Sudah Dilakukan BP Batam

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo berharap, biaya logistik dari Batam yang saat ini masih mahal, bisa ditekan nantinya

Soal Rencana Batam Sebagai Pusat Logistik, Ini yang Sudah Dilakukan BP Batam
TWITTER/BP BATAM
Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Banyak rencana kegiatan yang akan dikerjakan BP Batam ke depan, dalam upaya pengembangan Batam.

Satu di antaranya berkaitan dengan pembangunan Batam sebagai pusat logistik.

Untuk hal itu, BP Batam sudah melakukan kajian, survei, dan prediksi besar yang dimiliki Batam.

Baca: Ketua Tim Unit Kerja Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK Kunjungi BP Batam. Ini yang Dibahas

Baca: Inilah Tiga Mobil Paling Laku di Indonesia Hingga Semester I 2018. Termasuk Mobil yang Anda Pakai?

Baca: Harga Minyak Dunia Anjlok, Terendah Selama 2 Tahun Terakhir

Di sini, sektor logistik diharapkan bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi Batam nantinya. Apalagi melihat situasi di Singapura saat ini, yang sedang memperbaiki infrastruktur logistik pelabuhan dan bandaranya.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo berharap, biaya logistik dari Batam yang saat ini masih mahal, bisa ditekan nantinya.

"Sebagai daerah perdagangan, kami mendorong pembangunan Batam di sektor logistik. Pelabuhan dan bandara berdekatan," kata Lukita.

Untuk rencana pengembangan Bandara Hang Nadim, Deputi II BP Batam, Yusmar Anggadinata mengatakan, nantinya bandara dan kawasan sekitarnya akan dikembangkan menjadi kawasan logistik.

"Gudang-gudang industri tak masing-masing lagi, tapi di sekitar bandara. Jadi saat mereka perlu impor barang, bukan dari negara asal tapi cukup dari kawasan bandara," kata Yusmar.

Baca: Jadwal Lengkap Pekan ke 19 Liga 1 2018. Bisakah Persija Jakarta Menang di Kandang Arema FC?

Baca: Galon Air Baru Diisi Duit Rp16 Juta, Eh Digondol Maling

Saat ini BP Batam masih mencari pola kerjasama yang baik dengan investor untuk pengembangan bandara.

Kerjasama itu tidak hanya terkait bandara, seperti terminal, tetapi juga terkait pengelolaan secara umum.

Baik untuk transportasi, kargo, logistik, dan lainnya.

"Ada penyatuan antara marine--laut untuk kargo dan Bandara Hang Nadim. Ini yang akan dikembangkan," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, Bandara Hang Nadim saat ini memiliki landasan pacu terpanjang di Indonesia. Panjangnya 4.025 meter, sementara lebarnya 45 meter.

Adapun kerjasama yang dijalankan nantinya akan menggunakan konsep Kerjasama Pemerintah Badan Usaha. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved