Warga Kelurahan Batu Selicin Datangi DPRD Batam, Minta SDN 007 Lubukbaja Tidak Dibubarkan

Sejumlah warga dan orangtua murid SDN 007 Lubukbaja mendatangi kantor DPRD Batam, Rabu (1/8/2018) pagi sekira pukul 09.30 WIB.

Warga Kelurahan Batu Selicin Datangi DPRD Batam, Minta SDN 007 Lubukbaja Tidak Dibubarkan
TRIBUNBATAM/ROMA ULY SIANTURI
Warga Batu Selicin menolak SDN 007 Lubukbaja dibubarkan dalam aksi di DPRD Batam, Rabu (1/8/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM  - Sejumlah warga dan orangtua SDN 007 Lubukbaja mendatangi kantor DPRD Kota Batam, Rabu (1/8/2018) pagi sekira pukul 09.30 WIB.

Kedatangan mereka ke kantor dewan untuk menyampaikan penolakan terhadap rencana pembubaran SDN 007 Lubuk Baja.

"Isu-isu penutupan sekolah ini sebenarnya sudah ada sejak sekitar 2 tahun lalu. Tapi setelah PPDB kemarin, semakin kuat tindakan yang dilakukan Pemerintah kota Batam," ujar Koordinator Forum Wali Murid SD007, Ilham kepada Tribun.

Baca: 6 Fakta Kemenangan Timnas U16 Indonesia atas Myanmar. Respek Luar Biasa dari Tim Muda

Baca: Mengintip RS YPK Mandiri, Rumah Sakit Tempat Kahiyang Ayu Melahirkan Anak Pertamanya

Baca: Melahirkan Melalui Operasi Cesar, Kahiyang Ayu Menangis saat Ungkapkan Harapannya untuk Sang Anak

Ia mengatakan, SDN 007 Lubuk Baja ini lebih dahulu hadir ketimbang SMPN 41 Batam.

Namun, rencana Pemko Batam membubarkan SD007 , warga menolak rencana itu.

"Tahun ajaran baru ini memang sudah tak menerima siswa. Kami setuju, karena kuota sudah melebihi. Tapi kami sebenarnya ingin jalan tengah. Dalam pembahasan ini harusnya melangsungkan pertemuan satu tahun, malah mereka main belakang," kata Ilham.

Ilham mengakui Pemko Batam meminta siswa SDN 007 pindah ke SD terdekat, namun warga sekolah SDN 007 tetap ada. 

"Kami datang ke sini Insyaallah bisa di mediasi. Pemerintah harus mencari cara mencari solusinya," katanya.

Ilham berharap mediasi yang dilakukan ada solusinya sehingga kedatangan mereka ke kantor DPRD tidak sia-sia.

Pantauan Tribun, di tengah cuaca hujan, tak jadi penghalang bagi mereka menyampaikan aspirasinya.

Warga yang hadir kurang lebih 200-an orang, yang berasal dari kalangan warga beserta komite sekolah.(rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help