BREAKINGNEWS: Terluka Parah Pascaditabrak Lori di Mukakuning, DH Justru Melawan Saat Mau Diobati

Tim Medis di RS Camatha Sahidya (Casa Medika) Mukakuning, Batam, sempat kewalahan dengan kedatangan DH (30), Kamis (2/8/2018).

BREAKINGNEWS: Terluka Parah Pascaditabrak Lori di Mukakuning, DH Justru Melawan Saat Mau Diobati
tribun batam
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang menimpah DH di depan Villa Panbil Batam, Kamis (2/8/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim Medis di RS Camatha Sahidya (Casa Medika) Mukakuning, Batam, sempat kewalahan dengan kedatangan DH (30), Kamis (2/8/2018).

Pasalnya, dia mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Meski sudah luka-luka, DH menolak untuk diobati dan mencoba melawan tim medis.

Pengakuan sejumlah saksi yang mengantar korban DH ke rumah sakit, DH merupakan korban tabrak lari sebuah truk lori di depan Villa Panbil.

"Kami menemukan dia sudah tergeletak di rumput depan Villa Panbil. Daging tanganya sudah terkelupas dan kami bawa dia ke sini. Namun sesampai disini dia malah berontak tidak mau diobati, padahal kondisinya sudah sangat parah," sebut seorang saksi yang membawa DH ke RS.

Kejadian tersebut sekitar pukul 12.50 Wib. Dari keterangan Sekuriti di Villa Panbil kepada saksi, sebelum ditabrak lori korban ini sempat joget-joget di jalan.

"Disana ia ditabrak kemudian tertelungkup di rumput taman jalan," sebutnya.

Baca: Wanita Hamil Tewas Dalam Kecelakaan Mengerikan. Ajaib, Bayinya Lahir Selamat

Baca: Angka Kecelakaan di Batam Menurun, Satlantas Polresta Barelang Targetkan Zero Insiden

Baca: Polsek Sagulung Ringkus Maling Spesialis Handphone, Warga Harus Waspada dengan Modusnya

Sementara itu, Mizwar,, rekan DH yang ditemui di tumah sakit mengatakan, pada pukul 11.00 Wib korban masih berada di Kampung Aceh.

Memang dua hari belakangan ini dia sering ngamuk dan marah-marah.

Rencananya, ia akan di pulangkan ke Kampung Halamanya di Aceh.

Namun dalam kondisi seperti itu, tentunya keluarga tidak mau melepasnya. Takutnya ia ngamuk di atas pesawat.

"Makanya kami minta tolong kepada polisi. Dia mau dibawa sama mobil Patroli untuk menenangkan. Tetapi dia tidak mau dan melarikan diri," sebut Mizwar.

Selang sekitar satu jam kemudian, pihak keluarga malah mendapatkan informasi kalau DH ditabrak mobil dan ngamuk di rumah sakit saat hendak diobati.

Pantauan TRIBUNBATAM.id di rumah sakit, anggota Polsek Sei Beduk sudah berada di RS untuk mengumpulkan data.

Selain itu, mereka juga terlihat mengecek tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab korban terluka parah. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved