Bisnis Lewat WhatsApp Bakal Kena 'Pajak', Kabar Buruk Nih

Penggunaannya yang mudah dan tampilannya yang sederhana membuat banyak orang memanfaatkan aplikasi ini untuk berbagai keperluan.

Bisnis Lewat WhatsApp Bakal Kena 'Pajak', Kabar Buruk Nih
Whatsapp 

TRIBUNBATAM.id - WhatsApp emang aplikasi perpesanan semua kalangan.

Penggunaannya yang mudah dan tampilannya yang sederhana membuat banyak orang memanfaatkan aplikasi ini untuk berbagai keperluan.

Jika kamu adalah seorang pebisnis, maka kamu juga sering diuntungkan dengan aplikasi ini kan?

Baca: Tangkap Basah Pacarmu yang Selingkuh dengan Fitur WhatsApp Berikut Ini

Bahkan lewat aplikasi WhatsApp Business, kamu bisa dengan mudah mengatur bisnis dari mulai merancang hingga promosi.

Namun ada kabar buruk untuk kamu yang berbisnis menggunakan aplikasi WhatsApp.

Pasalnya, perusahaan akan memberlakukan 'pajak' untuk setiap respon konsumen yang kamu dapat loh.

Dilansir dari The Verge, perusahaan akan meluncurkan tiga fitur baru agar konsumen bisa langsung terhubung dengan WhatsApp penjual.

Baca: Fitur Baru, Begini Cara Video Call 4 Orang Bersamaan di WhatsApp

Fitur ini kemungkinan berupa tombol pintas untuk memulai percakapan.

Dari sinilah penjual bisa menanggapi berbagai pertanyaan konsumen dengan mudah dan efisien.

Sayangnya, proses tanggap menanggapi ini hanya diberikan gratis oleh perusahaan selama 24 jam saja.

Setelahnya, Facebook akan menagih setiap respon dari penjual itu sendiri.

Mungkin ini merupakan salah satu cara perusahaan menguangkan aplikasi miliknya ini.

Pasalnya, sampai saat ini WhatsApp menjadi salah satu aplikasi yang masih bebas dari iklan.

Baca: 4 Fitur Whatsapp Ini Jarang Digunakan tapi Bermanfaat Banget. Ini Fungsinya, Yuk Simak

Hal ini tentu saja jadi fokus tersendiri untuk perusahaan asal Amerika Serikat ini.

Bagaimana menurutmu? (*)

Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help