Diimingi Kerja di Perusahaan di Batam, Nila Tak Sadar Menjadi Korban Penipuan. Begini Modusnya

Dua pelaku penipuan dengan modus lowongan kerja di Media Sosial akhirnya diciduk Unit Reskrim Polsek Sagulung.

Diimingi Kerja di Perusahaan di Batam, Nila Tak Sadar Menjadi Korban Penipuan. Begini Modusnya
TRIBUNBATAM/EKOSETIAWAN
Tersangka 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Dua pelaku penipuan dengan modus lowongan kerja di Media Sosial akhirnya diciduk Unit Reskrim Polsek Sagulung.

Tidak tanggung-tanggung kerugian korban sekitar Rp 8 juta.

Baca: BREAKINGNEWS! Taksi Pangkalan dengan Taksi Online Nyaris Ricuh. Begini Kejadiannya

Baca: Bule Tampar Petugas Imigrasi karena Denda Rp57 Juta. Hotman Paris: Jebloskan Penjara dan Deportasi!

Baca: MotoGP Ceko 2018 - Ingin Menang, Valentino Rossi Jajal Sirkuit Brno Awal Pekan, Bagaimana Hasilnya?

Kapolsek Sagulung AKP Yudha Surya saat dikonfirmasi, Jumat (3/8/2018) siang mengatakan, dua pelaku yang diamankan tersebut bernama Seprianto (28) dan Fahrizal (32).

"Kedua pelaku kita amankan kemarin setelah Nila Octavani (25) membuat laporan kepada Kita," sebut Yudha.

Cerita ini bermula Ketika salah satu pelaku menawarkan pekerjaan melalui media sosial Facebook (FB).

Ketika itu pelaku mengatakan melalui inbox FB kalau bisa memasukan korban sebagai karyawan di salah satu perusahaan di Batam.

Namun untuk masuk menjadi karyawan harus membayat mahar yang sudah di tentukan. 

"Modusnya dengan cara men chat korban-korbannya. Jika ada yang membalas kemudian mereka mulai menawarkan jasa untuk bekerja," sebut Yudha.

Karena tergiur dengan pekerjaan yang di janjikan, korban atas nama Nila akhirnya mentransfer sejumlah uang yang di minta pelaku.

Setelah uang di transfer kemudian akun FB Nila di blokir oleh pelaku.

barang bukti
barang bukti (ISTIMEWA)

Baca: BP Batam: Jalan Tol Batu Ampar-Muka Kuning-Bandara Hang Nadim Masuk Proyek Strategis Nasional

"Setelah kita lakukan penyelidikan, akhirnya kita mengamankan kedua orang ini," lanjutnya.

Atas kejadian tersebut setidaknya Korban mengalami kerugian sekitar Rp 8 juta.

Kasus ini masih terus di tindak lanjuti oleh Kepolisian. Diduga masih ada orang yang menjadi korban kejahatan  kedua pelaku ini. (koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Danang Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help