Pernah Terlibat Kasus Korupsi, Wakil Ketua DPRD Jakarta M Taufik Dicoret KPU dari Daftar Bacaleg

Kemungkinan dicoretnya nama Taufik sudah pernah disampaikan saat Partai Gerindra mendaftarkan bakal caleg mereka.

Pernah Terlibat Kasus Korupsi, Wakil Ketua DPRD Jakarta M Taufik Dicoret KPU dari Daftar Bacaleg
(KOMPAS.com/JESSI CARINA)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga politisi Gerindra Mohamad Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (29/1/2018). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta mengirimkan surat ke DPD Gerindra DKI Jakarta untuk mengganti Mohamad Taufik dari daftar bakal calon legislatif yang didaftarkan ke KPU.

Ketua KPU DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos mengatakan, keputusan ini diambil setelah pihaknya mendapat konfirmasi dari pengadilan, kepala lapas, hingga media massa.

"Kami bersurat kepada partai politik yang dimaksud untuk minta pergantian sesuai bunyi klausul Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018," ujar Betty ketika dihubungi, Kamis (2/8/2018).

Betty mengatakan, nama Taufik tidak bisa masuk ke daftar caleg sementara.

Sebenarnya, kemungkinan dicoretnya nama Taufik sudah pernah disampaikan saat Partai Gerindra mendaftarkan bakal caleg mereka.

Betty mengatakan, bakal caleg pengganti Taufik harus sudah ada sebelum 8 Agustus.

"Sebelum tanggal 8 seharusnya sudah ada pergantian. Hari ini kami bersurat," kata dia.

Baca: SBY dan Prabowo Sepakat Koalisi Demokrat-Gerindra di Pilpres 2019. Ini 5 Kesepakatan yang Dihasilkan

Baca: Tiga Nama Ini Mengerucut Bakal Jadi Cawapres Prabowo, Satu dari Kalangan Non-Partai

Baca: PKS Ancam Pecah Kongsi dengan Gerindra Jika tak Dapat Kursi Cawapres

Adapun KPU DKI mulai menyusun daftar caleg sementara pada 8 Agsutus.

Taufik pernah terjerat kasus korupsi saat menjabat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.

Dia divonis 18 bulan penjara pada 27 April 2004 karena merugikan uang negara sebesar Rp 488 juta dalam kasus korupsi pengadaan barang dan alat peraga Pemilu 2004.

Video Pilihan Taufik saat ini sedang menggugat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 ke MA.

Dalam peraturan itu, mantan narapidana kasus korupsi resmi dilarang ikut pemilihan legislatif DPR, DPRD provinsi, serta DPRD kabupaten/kota 2019. (kompas.com/Jessi Carina)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Terima Eks Koruptor, KPU DKI Minta Gerindra Ganti Taufik dengan Bacaleg Lain "

Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help