Ikut Pecahkan Rekor Dunia Senam Poco Poco. Napi Asal Australia Ini Bangga Pakai Aksesori Indonesia

Pada acara poco poci, napi asal Australia bernama Pauld ini kenakan assesoris bendera merah putih dan ia mengaku bangga memakainya

Ikut Pecahkan Rekor Dunia Senam Poco Poco. Napi Asal Australia Ini Bangga Pakai Aksesori Indonesia
TRIBUNBATAm/AMINNUDin
Napi asal Australia yang ikut serta pemecahan rekor dunia Goyang Poco poco di Lapas Bintan, Minggu (5/8/2018) 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Ribuan narapidana di berbagai penjuru nusantara, Minggu (5/8/2018) mengikuti senam massal poco-poco dalam rangka pemecahan rekor dunia.

Di Bintan, dua Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang saling bertetangga, yakni Lapas Umum Kelas IIA Tanjungpinang dan Lapas Khusus Narkotika juga melakukan hal sama, bahkan jauh lebih meriah.

Di Lapas Umum Kelas II Tanjungpinang, aksi dilakukan dengan mengenakan kostum biru.

Baca: Pemko Serahkan Ranperda Bea Gerbang PLTS ke DPRD Batam

Baca: John Legend dan Istrinya Kembali Liburan ke Bali. Tampilkan Foto Gendong Bayi dengan Jarik

Ada sekitar 40 warga binaan terlibat aktif dalam senam massal poco poco.

"Acara serentak kita gelar pukul 07.00 WIB,"kata Kasi Pembinaan Lapas Kelas II A Tanjungpinang,Gatot Suhariyoko.

Di antara warga binaan, terdapat satu napi yang tampak berperawakan bule.

Orang memanggilnya dengan nama Pauld, berusia 61 tahun.

Pauld merupakan warga binaan asal Australia.

Dia tersandung kasus kasus Illegal logging yang menyeretnya menjalani masa hukuman setahun.

Di Lapas Umum Narkotika, Pauld merupakan warga binaan baru dan sudah menjalani hukuman lima bulan.

Pauld mengenakan baju biru dengan lengan tangan warna orange.

Uniknya, pada acara poco poci ia turun dengan menggenakan assesoris bendera merah putih yang diikat di kedua tangan, di kepalanya dan di pipi.

"Pauld bilang sangat ingin mengenakan itu. Katanya ia suka budaya Indonesia,"kata Gatot. (min)

Penulis: Aminnudin
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help