Warga Tiban Koperasi Bawa Barang yang Rusak Karena Banjir Saat Gelar Aksi ke BP Batam

Ini bukan barang seken pak, ini barang kami yang rusak karena banjir. Kalau bapak ingin banyak silahkan datang ke Tiban Koperasi, katanya

Warga Tiban Koperasi Bawa Barang yang Rusak Karena Banjir Saat Gelar Aksi ke BP Batam
TRIBUNBATAM/ROMA ULY SIANTURI
Warga Tiban Koperasi membawa barang yang rusak karena banjir di tempat mereka, saat aksi unjuk rasa ke depan kantor BP Batam, Senin (6/8/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah perwakilan warga Tiban Koperasi diterima BP Batam untuk membahas tuntutan yang mereka ajukan.

Sembari menunggu perwakilan berdialog, sejumlah warga meminta perwakilan kepolisian naik ke atas mobil yang mereka bawa, sebagai bukti tanda persaudaraan.

"Sebagai bentuk persaudaraan, kami undang bapak kepolisian naik ke atas mobil," ujar seorang orator di depan kantor BP Batam, tepat pukul 10.10 WIB, Senin (6/8/2018).

Baca: Warga Tiba Koperasi Gelar Aksi di Depan Kantor BP Batam. Ini Tuntutan Mereka

Baca: Pengembalian Pajak Transaksi untuk Wisman di 4 Bandara Ini akan Diturunkan Jadi Rp1 Juta

Baca: Nuvasa Bay Buka Kalani Tower, Apartemen Tertinggi di Nongsa dengan View Singapura dan Johor

Pantauan Tribun warga Tiban Koperasi ini membawa peralatan rumah tangga yang sudah hancur terkena banjir, seperti sofa, kursi, lemari, kayu, pakaian bekas.

"Ini bukan barang second pak, ini barang kami yang rusak dilanda banjir. Kalau bapak ingin banyak lagi silahkan datang ke Tiban Koperasi pak. Rumah kami resmi loh pak. Kalau masih punya hati tolong kolam kami di kembalikan. Kalau kolam ditimbun dalam waktu satu jam hujan deras perumahan kami langsung banjir pak," papar salah satu orator.

Mereka juga tampak memukul panci besar dan galon yang kosong sambil mengiringi suara orator meminta kolam dibangun kembali.

"Karena tak ada air terpaksa kami minum es. Keran di rumah kami ditimbun," teriakan mereka.

Sesudah mencampakkan barang-barang yang sudah hancur, mereka berdoa yang dipimpin seorang warga yang mengenakan jas hijau.

"Kembalikan kolam kami, dan selamatkan masyarakat kami," demikian antara lain doa yang dipanjatkan mereka.(rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved