Arab Saudi Usir Duta Besar Kanada dan Bekukan Semua Hubungan Dagangnya Gegara Wanita Ini

Arab Saudi menuduh Kanada melakukan 'campur tangan' dalam urusan domestik kerajaan itu.

Arab Saudi Usir Duta Besar Kanada dan Bekukan Semua Hubungan Dagangnya Gegara Wanita Ini
councilofexmuslims.com
Samar Badawi, bergambar bersama Michelle Obama dan Hillary Clinton, saat menerima International Women of Courage Award pada 2012. 

TRIBUNBATAM.id- Arab Saudi menuduh Kanada melakukan 'campur tangan' dalam urusan domestik kerajaan itu.

Akibatnya, Arab Saudi mengusir duta besar Kanada dan membekukan semua perdagangan antara kedua negara.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Saudi mengatakan langkah Kanada pekan lalu yang menyerukan pembebasan warga sipil dan aktivis hak-hak perempuan yang ditahan, merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan Saudi.

Mereka yang ditahan dan diserukan pembebasannya oleh Kanada antara lain pegiat HAM Arab Saudi yang juga berkewargaan AS, Samar Badawi.

Kanada mengatakan pihaknya masih menunggu klarifikasi atas pernyataan Saudi tersebut.

Namun Kanada menekankan bahwa Kanada akan "selalu membela perlindungan hak asasi manusia, lebih-lebih hak-hak perempuan, dan kebebasan berekspresi di seluruh dunia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Marie-Pier Baril.

"Pemerintah kami tidak akan pernah ragu untuk mempromosikan nilai-nilai ini dan percaya bahwa dialog (tentang hal) ini sangat penting untuk diplomasi internasional," tambahnya.

Baca: 116 WNI Ditangkap di Arab Saudi karena Berangkat Haji tanpa Prosedur Resmi

Baca: Baru Izinkan Wanita Kendarai Mobil, Arab Saudi Sudah Punya Pebalap Cantik Formula 1

Samar Badawi, bergambar bersama Michelle Obama dan Hillary Clinton, saat menerima International Women of Courage Award pada 2012.
Samar Badawi, bergambar bersama Michelle Obama dan Hillary Clinton, saat menerima International Women of Courage Award pada 2012. (councilofexmuslims.com)

Pegiat hak perempuan Saudi terkemuka, Manal al-Sharif, via akun twitternya mengucapkan terima kasih kepada Kanada karena "bersuara lantang" dan mempertanyakan negara-negara Barat lainnya akan melakukan hal yang sama.

twitter Manal al-Sharif
twitter Manal al-Sharif ()

15 Pembela HAM Ditahan

Selasa lalu, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa sejak 15 Mei lalu, setidaknya 15 pembela HAM dan pegiat hak-hak perempuan yang kritis terhadap pemerintah Saudi telah ditangkap atau ditahan secara sewenang-wenang.

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help