Sempat Ditahan di Batam, Kapal Pesiar Skandal 1MDB Malaysia Dilepas. Polda Kepri Ngaku tak Tahu

Sebelumnya kapal itu tampak di Perairan Nongsa, Batam. Kapal tersebut berbendera Kepulauan Cayman.

Sempat Ditahan di Batam, Kapal Pesiar Skandal 1MDB Malaysia Dilepas. Polda Kepri Ngaku tak Tahu
kompas tv
Kapal pesiar mewah Equanimity yang terkait dengan skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kapal pesiar mewah Equanimity yang terkait dengan skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad ( 1MDB) sempat berada di perairan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (6/8/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun, kapal senilai 250 juta dolar AS atau Rp 3,5 triliun (kurs Rp 14.000) itu, tidak terlihat lagi di perairan Batam pada pukul 19.30 WIB.

Sebelumnya kapal itu tampak di Perairan Nongsa, Batam. Kapal tersebut berbendera Kepulauan Cayman.

Kapal ini terkait skandal 1MDB ini menyeret nama mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak.

Pantauan Kompas.com, setelah kapal pesiar tak tampak lagi, dua kapal patroli Baharkam Mabes Polri yang sebelumnya terlihat berjaga di lokasi sekitar kapal pesiar tersebut juga tidak terlihat lagi.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga mengatakan tidak mengetahui perkembangan kasus kapal pesiar tersebut.

Menurut dia, penanganan kasus tersebut ditangani langsung oleh Mabes Polri.

"Serah terima kapal tersebut ditangani langsung Mabes Polri, kami Polda Kepri tidak mengetahui hal itu," kata Erlangga yang dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Senin (6/8/2018).

Baca: Pengusaha Malaysia Kecam Kapal Pesiarnya Seharga Rp 3,5 Triliun Ditahan Polri di Bali

Baca: Skandal 1MDB - Dituduh Teken Cek untuk UMNO, Mantan PM Najib Razak Membantah

Baca: Skandal 1MDB - Kabar Penangkapan Jho Low di China Masih Simpang-siur

Erlangga menilai keberadaan kapal tersebut di perairan Nongsa, besar kemungkinan dikarenakan lokasi Nongsa berdekatan dengan perairan Malaysia.

Sehingga sebelum diberangkatkan ke Malaysia, kapal tersebut di titipkan di perairan Nongsa.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved