60 Ribu Blanko untuk Batam Belum Datang, Warga Tetap Bisa Urus SIM dan Dibekali Surat Keterangan

Kekosongan banko tidak membuat proses pengurusan SIM menjadi terganggu karena telah disiapkan surat keterangan sementara.

60 Ribu Blanko untuk Batam Belum Datang, Warga Tetap Bisa Urus SIM dan Dibekali Surat Keterangan
tribun batam
Kasat Lantas Polresta Barelang Batam, Kompol I Putu Bayu Pati 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Satlantas Polresta Barelang Batam telah mengajukan kebutuhan blanko Surat Izin Mengemudi (SIM) sebanyak 60 ribu lembar.

Saat ini, ketersediaan blanko SIM telah habis di Satlantas Polresta Barelang Batam.

Namun demikian, kekosongan banko tidak membuat proses pengurusan SIM menjadi terganggu.

"Pengurusan SIM masih seperti biasa dan tetap normal. Kita masih menunggu pengiriman blanko yang sudah diajukan tersebut,"kata Kasatlantas Polresta Barelang Batam, Kompol I Putu Bayu Pati, Rabu (8/8/2018).

Ketiadaan blanko SIM sudah berlangsung sebulan terakhir ini. Kondisi ini, katanya, tidak hanya terjadi di Batam tetapi juga seluruh Indonesia.

Ia mengimbau, warga yang hendak mengurus SIM tidak perlu khawatir dan tidak perlu menunggu kedatangan blanko.

Sebab, pihaknya telah memberikan solusi berupa Surat keterangan (Suket) SIM sementara.

Baca: 10 Ribu Blanko SKCK Polsek Sekupang Sudah Datang, Masa Berlaku Kini Lebih Lama

Baca: VIRAL Informasi Pemutihan SIM Kendaraan yang Sudah Mati, Kata Polisi: Itu Jelas-jelas Info HOAX

Baca: Warga Antre Urus SKCK di Polsek Sekupang. Blanko Sempat Kosong Jelang Lebaran

"Itu berlaku resmi sampai menunggu blanko datang, setelah blanko datang kita akan informasikan agar menggantikan Suket dengan SIM yang tertera blanko," tambahnya.

Sehari bisa 70 orang

I Putu menyebutkan, pelayanan SIM dalam sehari ada sekitar 50 sampai 70 orang.

"Pelayanan pengurusan SIM tetap dibuka seperti biasa, dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, berlaku dari hari Senin sampai Sabtu," ujarnya.

Ia pun mengimbau, kepada masyarakat yang masa berlaku SIM-nya telah habis atau hampir habis segera mengurus, karena SIM adalah salah satu syarat wajib mengendarai kendaraan.

"Jadilah pengendara yang taat aturan, dan menjadi pelopor keselamatan dalam berkendara," imbaunnya. (*)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help