Pilpres 2019

Pengamat: Suara Ma'ruf Amin Lebih Didengar Dibandingkan TGB

Pengamat politik Said Salahudin mengatakan, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin paling ideal sebagai cawapres mendampingi Jokowi.

Pengamat: Suara Ma'ruf Amin Lebih Didengar Dibandingkan TGB
Tribunnews.com
Ketua Umum MUI KH Maruf Amin di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Kamis (27/7/2017). 

TRIBUNBATAM.id,  JAKARTA - Pengamat politik Said Salahudin mengatakan, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin paling ideal sebagai cawapres untuk mendampingi Jokowi.

Sebab ia adalah pimpinan tertinggi pada lembaga yang menaungi ormas-ormas Islam, yaitu Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ma'ruf amin juga petinggi NU, ormas Islam terbesar di Indonesia.

"Dalam hal ini jelas suara Kyai Ma'ruf lebih didengar dibandingkan dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), misalnya," ujar Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) ini kepada Tribunnews.com, Rabu (8/8/2018).

Ma'ruf juga tidak mendapatkan resistensi dari parpol-parpol pendukung Jokowi. "Sebab selama ini ia cenderung menjaga jarak dengan kelompok oposisi," jelasnya.

Baca: Jokowi Bertemu Ma’ruf Amin, Pastikan PKB Tetap dalam Koalisi Pilpres 2019

Baca: VIDEO Cawapres Jokowi Sudah Ada dan Mewakili Ormas Islam. Romahurmuziy Sebut Berinisial M

Dia menegaskan, Ma'ruf dipandang mampu menggaet suara umat Islam dan diyakini tidak akan merecoki urusan 'sharing power'.

"Saya sendiri memang mendengar nama Kiyai Ma'ruf masuk dalam daftar cawapres Jokowi," ucapnya.

Namun dari tiga daftar yang dibuat oleh parpol pendukung Jokowi, yaitu 'long list', 'short list', dan daftar prioritas, ia tidak tahu nama Ma'ruf terseleksi sampai pada daftar yang mana.

Yang jelas, dia meyakini, Ma'ruf punya peluang untuk mendampingi Jokowi.

"Tetapi saya menduga kepastian beliau menjadi cawapres akan sangat bergantung pada peta koalisi yang dibangun oleh pihak 'oposisi'," jelasnya.

Jika karakter tokoh yang dijadikan sebagai capres-cawapres oleh pihak 'oposisi' adalah figur yang dekat dengan para ulama, maka disitulah peluang Kyai Ma'ruf untuk mendampingi Jokowi menjadi semakin terbuka.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help