Setelah Bertemu Jokowi, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Bertemu Prabowo. Kemana PAN Merapat?

Penentuan sikap resmi PAN untuk bergabung ke koalisi Presiden Joko Widodo atau Prabowo akan ditentukan dalam Rapat Kerja Nasional PAN

Setelah Bertemu Jokowi, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Bertemu Prabowo. Kemana PAN Merapat?
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Prabowo Subianto 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA -   Ketua Umum Partai Amanat Nasional ( PAN) Zulkifli Hasan ditemui Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Selasa (7/8/2018).

Tepat sebelum ditemui Prabowo, Zulkifli menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/8/2018) malam.

Pertemuan antara Prabowo dan Zulkifli berlangsung di rumah dinas Ketua MPR itu di Kompleks Widya Chandra.

Baca: Hasil Babak Pertama Real Madrid vs AS Roma - Asensio & Gareth Bale Cetak Gol. Madrid Unggul 2-0

Baca: Bikin Penasaran, Ternyata Segini Penghasilan yang Didapat SPG yang Tampil di GIIAS

Baca: Jadwal Semifinal Piala AFF U16 2018. Timnas U16 Indonesia vs Malaysia U16. Kick Off Pukul 19.00 WIB

Pertemuan berlangsung selama 15 menit saja. Pertemuan tersebut dibenarkan Sekjen PAN Eddy Soeparno yang juga hadir di sana.

"Ya ada Pak Prabowo tadi. Ini kan waktu menjelang penutupan pendaftaran sudah mendekat. Itu kami melakukan diskusi dan komunikasi yang sifatnya sudah lebih detail, lebih mikro," kata Eddy, Selasa (7/8/2018).

Ia mengatakan, pembicaraan Zulkifli dengan Prabowo masih berkutat pada format koalisi.

Oleh karena itu, belum ada kata final bagi PAN untuk berkoalisi dengan pihak mana pun.

Penentuan sikap resmi PAN untuk bergabung ke koalisi Presiden Joko Widodo atau Prabowo akan ditentukan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN yang akan digelar di Jakarta, Kamis (9/8/2018) mendatang.

"Belum bisa duputuskan karena bagaimanapun juga kami menunggu Rakernas. Itu forum formalnya," kata Eddy.

"Makanya tadi kami kumpulkan, ketua ketua DPW kami. Kebetulan yang hadir belum banyak, belum semuanya. Yang hadir tadi baru sekitar 21 dari 34. Jadi agar kami mendapatkan konsensus yang relatif kolektif," lanjut dia.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved