Warganya Protes Pengerukan Tanah Dekat Objek Wisata. Lurah Gading Sari: Itu Area Hutan Lindung!

Lurah Gading Sari akhirnya buka suara terkait protes aktivitas pengerukan tanah di sekitar objek wisata Pantai Gading, Kundur

Warganya Protes Pengerukan Tanah Dekat Objek Wisata. Lurah Gading Sari: Itu Area Hutan Lindung!
pengerukan 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Pihak Kelurahan Gading Sari, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun akhirnya buka suara terkait penolakan warga atas aktivitas pengerukan tanah urug di sekitar lokasi wisata Pantai Gading.

Lurah Gading Sari, Bolkya Ayadi mengatakan, aktivitas pengerukan tanah tersebut tidak melalui rekomendasi dari pihaknya.

Lurah Gading Sari, Bolkya Ayadi yang dikonfirmasi pewarta menjelaskan perizinan tambang, termasuk pengerukan tanah saat ini dikeluarkan oleh pemerintah Provinsi Kepri.

Baca: Dinilai Rusak Objek Wisata, Warga Karimun Kumpulkan Tandatangan Tolak Aktivitas Pengerukan Tanah

Baca: Ranperda Reklamasi untuk Proteksi Daerah dari Pengerukan Ilegal

Baca: Pengerukan Pasir Oleh Sambao Bertuah Membahayakan Jembatan

Meski demikian, aktivitas tersebut dikatakan Bolkya Ayadi harus mendapatkan rekomendasi dari pemerintah setempat.

"Sampai saat ini kami tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk aktifitas pengerukan tanah itu," kata Bolkya Ayadi, Rabu (8/8/2018).

Bahkan Ayadi mengaku, pihaknya pernah menegur pihak yang melakukan pengerukan secara persuasif namun aktivitas pengerukan masih saja terjadi.

"Warga mengeluhkan objek wisata jadi rusak, jalan juga rusak," ujarnya.

Bahkan lokasi terjadinya aktivitas pengerukan masih diketahui berstatus hutan lindung berdasarkan keputusan Menteri Lingkungan Hidup.

Hal itu disampaikan oleh Kejaksaan Negeri Karimun Cabang (Cabjari) Tanjungbatu.

"Cabjari Tanjungbatu lewat sosialisasinya beberapa waktu lalu menyampaaikan ada beberapa titik termasuk di Gading Sari jadi hutan lindung atas keputusan menteri, tidak boleh digarap. Tapi sekarang ada aktifitas pengerukan," ujarnya menyayangkan. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved