Pilpres 2019

Kiai Ma'ruf Amin Diberi Gelar Pangeran Syayid Peto Endah di Lubuklinggau, Ini Maknanya

Cawapres Ma'ruf Amin yang hendak dipasangkan dengan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 adalah kiai NU yang bergelar Pangeran Syayid Peto Endah.

Kiai Ma'ruf Amin Diberi Gelar Pangeran Syayid Peto Endah di Lubuklinggau, Ini Maknanya
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin saat berorasi di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (17/12) 

Penulis: Kisdiantoro

TRIBUNBATAM.ID, BANDUNG - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang hendak dipasangkan dengan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 adalah kiai NU yang bergelar Pangeran Syayid Peto Endah.

Gelar bermakna guru besar yang mengajarkan kebajikan itu diberikan oleh masyarakat adat Kota Lubuklingau, Sumatera Selatan.

Dikutip dari laman nu.or.id, penganugrahan gelar tersebut diberikan kepada Ma'ruf Amin pada akhir tahun 2017.

Sekretaris Lembaga Penasihat Adat Kota Lubuklinggau, Aprei P Hanan mengatakan, pemberian gelar tersebut didasarkan pada peran Ma'ruf Amin yang sangat perhatian kepada umat.

Ketua Umum Majelis Ulama (MUI) Indonesia itu diberi gelar juga karena selalu menginspirasi dalam mewujudkan kemaslahatan umat, contohnya pemberdayaan ekonomi umat.

Mendapatkan gelar tersebut, Maruf Amin mengaku tidak menduka dan merasa mendapatkan beban berat.

Sebab, gelar itu harus dibarengi dengan tauladan yang baik, tidak boleh ada perkataan yang tidak baik muncul dari mulutnya.

Tokoh Perekat Umat

KH Maruf Amin dipilih partai Koalisi Indonesia Kerja yang dimotori PDIP Perjuangan untuk mendampingi Joko Widodo atau karib disapa Jokowi, pada pemilihan presiden 2019 (Pilpres 2019).

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help