Korban Kebakaran Bukit Senyum Batam Ngaku Trauma: Dulu di Atas Terbakar, Kini di Bawah Terbakar Juga

Korban kebakaran pemukiman Bukit Senyum, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Jumat pagi mengaku trauma

Korban Kebakaran Bukit Senyum Batam Ngaku Trauma: Dulu di Atas Terbakar, Kini di Bawah Terbakar Juga
Garis polisi dipasang di sekitar lokasi kebakaran pemukiman Bukit Senyum, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Jumat (10/8/2018). TRIBUN BATAM/DEWANGGA RUDI 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Korban kebakaran pemukiman Bukit Senyum, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Jumat (10/8/2018) pagi sekitar jam 04.00 WIB, mengaku trauma.

Salah satu korban kebakaran, Rani Sianturi mengatakan, dirinya trauma terhadap kebakaran yang kerap terjadi di Bukit Senyum.

"Dulu saya tinggal di atas, pernah terbakar juga. Sekarang saya tinggal agak ke bawah, rumah saya pun ikut terbakar juga," ujar Rani Sianturi lirih, Jumat.

Baca: 51 Warga Bukit Senyum Batam Kehilangan Tempat Tinggal Pasca-Kebakaran

Baca: BREAKINGNEWS: Pemukiman Bukit Senyum Batam Terbakar, Satu Orang Dilaporkan Tewas

Baca: Pemukiman Bukit Senyum Batam Terbakar. Satu Orang Tewas. Berikut Foto-foto Pasca-Kebakaran

Sementara Hamdan, warga setempat yang rumahnya terhindar dari kebakaran, Hamdan mengatakan, saat kebakaran, dirinya langsung lari ketika mendengar teriakan warga.

"Saya ngga mikirin yang lain, saya langsung lari saja. saya juga trauma karena dulu rumah saya hampir terbakar juga, allhamdulilah sekarang rumah saya tidak terbakar. Walaupun jarak rumah saya dengan rumah yang terbakar hanya beberapa jengkal saja," katanya.

Sampai saat ini, sudah terdata sebanyak 54 warga (sebelumnya tertulis 51 warga, red) yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.

Hal itu disampaikan Camat Batuampar, Tukijan kepada TribunBatam.id, Jumat.

"Yang menjadi korban kebakaran ada 11 rumah, 15 KK dan 39 Jiwa. Kalian bisa melihat sendiri lokasi rumahnya bagaimana. Lebih bagus melihat secara langsung," ujar Tukijan.

Tukijan juga mengatakan, kebakaran di Bukit Senyum terjadi sejak subuh sekitar jam 04.00 WIB.

Satu orang diantaranya tewas.

"Kebakaran itu berlangsung sejak pukul 04.00 WIB. Satu orang perempuan biasa disebut teteh Ani meninggal dunia. Satu orang pria korban luka bakar bernama Atin. Mereka yang menjadi korban ini suami-istri," ujarnya.

Tukijan memperkirakan, banyaknya rumah warga yang terbakar diduga dikarenakan letak rumah mereka yang berdekatan. (drs)

Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved