Pilpres 2019

Nasib Partai Demokrat Hanya Hitungan Jam. Jika Tak Pastikan Koalisi Akan Dicoret di Pemilu 2024

Partai Demokrat terjebak dalam smalakama politik setelah patah arang dalam penentuan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Nasib Partai Demokrat Hanya Hitungan Jam. Jika Tak Pastikan Koalisi Akan Dicoret di Pemilu 2024
KOMPAS.COM
Susilo Bambang Yudhoyono 

Di linimasa Twitter, para elite Demokrat terbelah dalam hal ini. Ada yang mendukung Jokowi ada ada juga yang menolak.

Namun Ketua Divisi Komunikasi Partai Demokrat Imelda Sari K menyatakan bahwa majelis Tinggi PD akan bersidang pada Jumat pagi untuk menentukan sikap.

Bagaimanapun, Demokrat tetap harus menentukan arah koalisi karena untuk membentuk poros baru sudah tidak mungkin lagi karena tidak ada partai lain yang tersisa.

Sementara, di sisi lain, setiap partai diwajibkan oleh Undang-undang untuk mengajukan capres dan cawapres.

Jika pada Pemilu 2019 lalu Partai Demokrat memilih netral, namun pada Pemilu 2019 ttidak bisa lagi, mereka wajib menentukan capres-cawapres.

Hukumannya pun tidak main-main, kepesertaannya akan dibatalkan di Pemilu berikutnya.

Hal itu diatur dalam pasal 235 ayat 5 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Bunyinya: "Dalam hal partai politik atau gabungan partai politik yang memenuhi syarat mengajukan pasangan calon tidak mengajukan bakal pasangan calon, partai politik bersangkutan dikenai sanksi tidak mengikuti pemilu berikutnya".

Masalahnya, kemana Partai Demokrat akan berlabuh?

Jika ingin bergabung dengan kubu Jokowi, tentunya akan sulit, karena sembilan partai pendukung Jokowi menyatakan pintu sudah tertutup bagi Demokrat.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help