Siswa SPN Tanjungbatu Dikabarkan Meninggal Dunia. Ini Penjelasan Pihak RSUD Muhammad Sani

Seorang siswa SPN Tanjungbatu, Pulau Kundur, Kabupaten Karimun bernama Celvin Novantino dikabarkan meninggal dunia

Siswa SPN Tanjungbatu Dikabarkan Meninggal Dunia. Ini Penjelasan Pihak RSUD Muhammad Sani
kompas.com/Shutterstock
ilustrasi mayat 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Seorang siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Tanjungbatu, Pulau Kundur, Kabupaten Karimun bernama Celvin Novantino meninggal dunia.

Kepala Pusat Informasi dan Promosi RSUD Muhammad Sani, Zulham mengatakan, Celvin diketahui meninggal dunia, Kamis (7/8/2018) di Rumah Sakit Awal Bros Kota Batam.

Menurut Zulham, Celvin sempat dibawa ke Puskesmas Tanjungbatu dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun pada Rabu malam.

Baca: KPU Coret Dua Partai Ini dalam Berkas Partai Pendukung Jokowi-Maruf Amin. Ini Alasannya

Baca: Gegara Soal Ini, Ardie Bakrie Tetiba Keluhkan Soal Biaya Sekolah Anaknya yang Mahal

Baca: Foto Berdua di Mentawai, dan Kata-kata Romantis Ini, Ungkap Hubungan Jessica Iskandar - Richard Kyle

"Sempat dirujuk ke sini, masuknya habis-habis magrib," kata Zulham, Jumat (10/8).

Namun pada Kamis pagi Celvin kembali dirujuk pihak RSUD Muhammad Sani ke Rumah Sakit Awal Bros Batam untuk penanganan lebih lanjut.

"Besok paginya langsung dirujuk ke Awal Bross. Meniggalnya di sana," jelas Zulham.

Namun saat ditanyai mengenai kondisi medis Celvin ketika berada di RSUD Muhammad Sani hingga dibawa ke Batam, Zulham menyebutkan hal terebut bukanlah kapasitasnya.

"Mohon maaf, terkait medisnya kami tidak bisa menyampaikan. Itu kapasitas Dokter Dedi. Kebetulan saat ini beliau juga sedang keluar kota mengikuti Diklat Pim," ucapnya.

Dari pantauan TRIBUN pada Jumat sore, sejumlah polisi mendatangi RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun.

Para anggota Polri tersebut di antaranya Dokkes dari Mabes Polri, Kabiddokkes Polda Kepri (Kombes Pol dr B Djarot Wibowo) serta didampingi para perwira Polres Karimun.

Zulham juga membenarkan perihal kedatangan dari rombongan mengenai kematian Celvin.

"Rombongan dari Mabes tadi ada sekitar 10 orang. Mereka datang untuk tukar pikiran soal penanganan medis," ujarnya.

Namun belum diketahui apa penyebab dari kematian Celvin.

Hingga saat ini belum ada keterangan dan informasi resmi terkait hal tersebut. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved