Kecewa Keluhan Banjir Tak Ditanggapi, Warga Tiban Koperasi Batam Stop Aktivitas Pengembang

Warga Tiban Koperasi, Batam melakukan penghentian kegiatan pengembang di wilayah mereka, Sabtu (11/8/2018)

Kecewa Keluhan Banjir Tak Ditanggapi, Warga Tiban Koperasi Batam Stop Aktivitas Pengembang
Warga Tiban Koperasi menolak penimbunan kolam resapan air sekitar lingkungan mereka oleh pengembang, Sabtu (11/8/2018). TRIBUN BATAM/ALFANDI SIMAMORA 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Warga Tiban Koperasi, Kecamatan Sekupang, Kota Batam menghentikan kegiatan penimbunan kolam resapan air oleh pengembang di daerah mereka, Sabtu (11/8/2018).

Pantuan TribunBatam.id, warga membentangkan sejumlah spanduk bernada penolakan di sekitar lokasi kegiatan pengembang.

Warga juga mintan untuk mengembalikan fungsi kolam resapan air seperti semula.

Baca: Warga Tiban Koperasi Tetap Minta Kolam Retensi Lama Digali Lagi dan Tolak Pembuatan Kolam Baru

Baca: Warga Tiban Koperasi Kesal dan Kecewa Belum Ada Keputusan Soal Kolam Resapan Air

Baca: Istrinya Batuk-batuk Gegara Ulah Pengembang, Kadisperindag Batam Ikut Warga Tiban Koperasi Demo

Warga menilai akibat kolam tersebut ditimbun, mereka mendapat musibah banjir belum lama ini.

Warga Tiba Koperasi mengadu ke Kapolsek Sekupang
Warga Tiba Koperasi mengadu ke Kapolsek Sekupang ()

Di lokasi warga juga mencabut papan pembuatan pondasi bangunan.

Aksi itu mendapat perhatian dari pihak Polsek Sekupang.

Bahkan Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji sampai turun ke lokasi menenangkan warga.

"Pak kapolsek kami dari warga sudah tidak ingin lagi dibohomgi dengan janji-janji, maka dari itu kami hentikan untuk sementara kegitan pengembang," kata Rudi salah satu perwakilan warga kepada Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji, Sabtu. 

Warga membentangkan spanduk penolakan penimbunan kolam resapan air di Tiban Koperasi, Sekupang, Batam, Sabtu (11/8/2018). TRIBUN BATAM/ISTIMEWA
Warga membentangkan spanduk penolakan penimbunan kolam resapan air di Tiban Koperasi, Sekupang, Batam, Sabtu (11/8/2018). TRIBUN BATAM/ISTIMEWA ()

Sementara itu, Ketua RW setempat, Mustafirin mengatakan, bahwa sebelum ada tanggapan dari pihak terkait warga akan tetap menghentikan proses kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh pengembang. 

"Kita sama warga akan menghentikan untuk sementara proses dari pengembang, dan berharap juga mencabut izin pengembang, karena sudah merugikan warga terhadap lingkungannya," katanya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help