KISAHNYA VIRAL! Kakek 66 Tahun Ini Nikahi Wanita 30 Tahun Lebih Muda. Maharnya Mobil CRV

Selain usia terpaut jauh, pernikahan ini bikin viral karena wanita ini dilamar sang pria dengan jumlah uang panaik yang fantastis

KISAHNYA VIRAL! Kakek 66 Tahun Ini Nikahi Wanita 30 Tahun Lebih Muda. Maharnya Mobil CRV
HO
Honda CRV yang menjadi bagian dari uang panaik dan mahar pernikahan M Alwi Dg Makkello dengan A Sulpaidah. 

Surat-surat mobil, emas, dan rumah

Apa itu panaik?

Uang panaik adalah sebutan salah satu bagian dari proses pelamaran gadis Bugis-Makassar.

Uang panaik berupa uang yang harus disiapkan oleh calon suami untuk dipersembahkan kepada gadis yang akan dilamarnya.

Uang panaik harus ada

Ini adalah tradisi yang sudah turun temurun.

Sebagai simbol keseriusan seorang lelaki untuk meminang sang wanita idaman.

Uang panaik ini juga biasa disebut sebagai uang pesta.

Mengajarkan para pemuda suku Bugis-Makassar untuk mapan terlebih dahulu baru berani untuk mengajak menikah anak gadis orang lain.

Besarnya uang panaik
Besarnya uang panaik ()

Dikutip dari berbagai sumber, untuk jaman sekarang besarnya uang panai untuk status sosial menengah kebawah sebesar Rp 15 juta hingga Rp 50 juta. 

Sedangkan untuk yang memiliki status sosial tinggi misalnya dia seorang bangsawan, orang kaya dan anak gadisnya memiliki pekerjaan yang mapan bisa mencapai Rp 100 juta sampai dengan Rp 500 juta. Bahkan bisa mencapai miliaran. 

Ditentukan pendekatan 

Jumlah uang panaik juga sangat ditentukan dengan pendekatan sang pemuda pada keluarga perempuan.

Hal itu adanya penilaian keluarga perempuan terhadap pemuda dan kemampuan negosiasi (pembicara).

Jumlah uang pesta yang besarnya antara pantas dan tidak pantas (de na sitinaja) dan tidak wajar jika dibandingkan dengan harga rata- rata yang ada dengan status sosial, pendidikan, dan pekerjaan si perempuan.

Jika pihak keluarga laki-laki telah menyetujui, maka dibicarakanlah waktu untuk “mappenre dui”( mengantarkan uang pesta) sekaligus ” mappetu ada” (menentukan hari).

Jika pihak laki–laki tidak menyanggupi uang pesta yang diminta, maka bisa meminta waktu dan melakukan negosiasi di belakang layar dan kemudian mengulangi proses lamaran. (*)

Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved