Iran Gelar Uji Coba Rudal Anti-Kapal, Ini Reaksi Amerika Serikat

Teheran menyebut latihan militer dilangsungkan untuk persiapan menghadapi ancaman yang mungkin datang kepada Iran.

Iran Gelar Uji Coba Rudal Anti-Kapal, Ini Reaksi Amerika Serikat
(AFP / ARASH KHAMOUSHI /ISNA NEWS AGENCY)
Foto bertanggal 3 Juli 2012 yang menunjukkan rudal jarak dekat Iran, Fateh 110, yang diluncuran saat latihan militer. 

TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON - Pasukan Garda Revolusi Iran disebut telah melancarkan uji coba rudal anti-kapal selama dilangsungkannya latihan militer di perairan Teluk pekan lalu.

Disampaikan sumber AS kepada Reuters, rudal anti-kapal itu ditembakkan selama latihan militer besar-besaran yang digelar di lepas pantai Iran. Demikian dilansir dari The New Arab.

Teheran menyebut latihan militer dilangsungkan untuk persiapan menghadapi ancaman yang mungkin datang kepada Iran.

Menurut sumber AS, rudal anti-kapal yang diujicobakan dalam latihan militer tersebut merupakan versi modifikasi dari rudal balistik Fateh 110.

Rudal tersebut mampu menempuh jarak hingga 160 kilometer di atas Selat Hormuz sebelum menghantam daratan di Iran.

Meskipun rudal ditembakkan di wilayah perairan Iran dan bukan hal tak biasa selama latihan militer, Washington melihatnya sebagai bentuk pesan kepada AS atas sanksi baru yang diberlakukan kepada Teheran.

Baca: Maju Pilpres, Prabowo-Sandi Jalani Tes Kesehatan Hari Ini

Baca: Inilah Niat dan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Dzulhijjah Jelang Hari Raya Idul Adha 1439 H

Baca: Klasemen MotoGP 2018 Setelah Duel Seru Jorge Lorenzo dan Marc Marquez di MotoGP Austria

Uji coba rudal tersebut tercatat menjadi yang pertama kalinya dilakukan militer Iran dalam satu tahun terakhir sejak Teheran menguji rudal balistiknya.

AS khawatir latihan yang dilakukan Iran sebagai bentuk simulasi penutupan Selat Hormuz, yang menjadi jalur pelayaran utama untuk minyak dunia.

Seperti yang pernah disampaikan Teheran bahwa mereka akan menutup selat jika AS memberlakukan sanksi baru kepada Iran.

Jika benar-benar terjadi penutupan oleh Iran, hal itu dikhawatirkan bakal memicu perang baru antara Teheran dengan Washington dan negara-negara tetangga Arab.

"Sangat jelas bagi kami bahwa Iran mencoba menggunakan latihan itu untuk mengirim pesan kepada kami bahwa mereka mampu melakukannya," kata Ketua Komando Pusat AS Jenderal Joseph Votel.

Latihan militer yang dilakukan Iran pekan lalu melibatkan sedikitnya 100 kapal kecil, yang akan mampu memukul kapal angkatan laut AS yang cukup besar di Teluk, jika perang pecah. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gelar Latihan Militer, Iran Uji Coba Rudal Anti-kapal"

Tags
rudal
Iran
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved