Nekat Bawa Sabu 4 Kg Pakai Motor, Begini Cara Maryono Kelabui Polisi

Seorang ABK kapal Kargo Malaysia-Batam nekat membawa sabu seberat 4 kg menggunakan motor matic. Begini cara dia mengelabuhi polisi agar tak curiga.

Nekat Bawa Sabu 4 Kg Pakai Motor, Begini Cara Maryono Kelabui Polisi
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Tersangka pengedar narkotika jenis sabu, Maryono saat ekspose perkara di Polresta Barelang, Senin (13/8/2018) 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Satnarkoba Polresta Barelang menangkap kurir sabu di depan rusun Lancang Kuning dan berhasil mengamankan 4 kg sabu yang ia bawa menggunakan sepeda motor matic, Jumat (10/8/2018)

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki saat ekspose perkara di Polresta Barelang mengatakan, tersangka bernama Maryono. Selama ini dia bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) kapal Kargo Malaysia-Batam. 

"Kita amankan dia di kawasan Lancang kuning. Ketika itu pelaku memang sedang membawa sabu dengan menggunakan motor matic," kata Hengki, Senin (13/8/2018).

Dari pengakuan tersangka kepada penyidik, sabu tersebut akan diedarkan di Batam dan sebagian akan dibawa keluar negeri.

Modus yang dilakukan pelaku untuk membawa barang haram tersebut masuk ke Indonesia dengan cara membungkus sabu dengan kemasan teh.

Baca: Panik Dikejar Massa, Begal Bercelurit Tewas Tercebur Parit

Baca: Hanya Empat Detik, Oppo Find X Lamborghini Seharga Rp 21 Juta Ludes. Ini Istimewanya!

Baca: Maju Pilpres, Prabowo-Sandi Jalani Tes Kesehatan Hari Ini

Baca: Iran Gelar Uji Coba Rudal Anti-Kapal, Ini Reaksi Amerika Serikat

"Modusnya seperti biasa. Barang haram itu dibungkus teh cina. Dia ditangkap saat hendak mengantar barang pada seseorang di Batam," kata Hengki.

Jumlah 4 kg sabu yang diamankan ini memang dinilai sangat besar. Apalagi pelaku tergolong berani melakukan aksinya. Ia mengantarkan sabu hanya dengan menggunakan motor matic dan meletakkan di bagian depan. 

Memang tidak ada yang menyangka, namun polisi lebih pintar dari pelaku, ia dibekuk lengkap dengan barang buktinya. Pelaku tidak bisa mengelak lagi setelah polisi menemukan sejumlah barang bukti tersebut.

Atas perbuatanya tersebut, pelaku dikenakan pasal 112 jo 114 UU Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help