VIRAL Penyanyi Pop Lebanon Ungkapkan Perjuangan Melawan Kanker Payudara Lewat Video Musik

Kita harus melanggar tabu ini dan mengubah persepsi ini: deteksi dini menyelamatkan nyawa dan menyelamatkan kewanitaan mereka,

VIRAL Penyanyi Pop Lebanon Ungkapkan Perjuangan Melawan Kanker Payudara Lewat Video Musik
Reuters
Elissa 

TRIBUNBATAM.id, BEIRUT - Penyanyi pop Lebanon yang paling terkenal di Timur Tengah, Elissa, membuat video yang mengejutkan, minggu ini.

Elissa mengungkapkan dalam sebuah video musik terbaru bagaimana dirinya berjuang melawan kanker payudara.

Video ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran para wanita di dunia untuk pemeriksaan dini kanker payudara.

Kampanye Elissa ini menimbulkan pro dan kontra di negara itu karena hal ini dianggap sebagai topik yang tabu di Lebanon.

"Deteksi dini kanker payudara dapat menyelamatkan hidup Anda. Jangan mengabaikannya, hadapi itu," kata Elissa yang berusia 46 tahun di akhir videonya.

"Untuk semua yang mencintaiku," kata Elissa dalam video yang diberi subtitel Bahasa Arab dan Inggris tersebut.

Wanita bernama asli Elissar Khoury ini adalah salah satu artis wanita paling terkenal dan paling laris dalam lagu-lagu berbahasa Arab, dengan 13,3 juta pengikut di Twitter.

Elissa mengungkapkan dalam videonya bahwa dia didiagnosa menderita kanker payudara tahap awal pada bulan Desember lalu.

Diselingi dengan adegan-adegan tari dan suasana rumah sakit serta suasana di rumah sakit, video ini langsung memantik perhatian di Timur Tengah.

Video kompilasi ini juga termasuk rekaman dirinya yang ambruk di panggung pada bulan Februari lalu, saat tampil di Dubai.

"Saya pikir tidak ada cukup kesadaran di kawasan Arab kami tentang hal ini. Elissa tahu karena dia cukup berpendidikan ... dan dia melakukan pemeriksaan tahunannya," kata sutradara video Angy Jammal seperti dilansir Reuters..

Ahli kandungan dan anggota dari Kampanye Kanker Payudara Nasional LebanonFaysal el-Kak, menyambut video Elissa tersebut.

"Ini adalah langkah yang sangat berani dan progresif," katanya.

Ia berharap peningkatan kesadaran lebih awal akan membantu lebih banyak wanita untuk mendeteksi tanda-tanda awal salah satu kanker pembunuh wanita terbesar kedua itu.

"Perempuan mengasosiasikan payudara dengan identitas mereka sebagai perempuan dan mereka berpikir bahwa diagnosis kanker payudara akan mempengaruhi itu. Kita harus melanggar tabu ini dan mengubah persepsi ini: deteksi dini menyelamatkan nyawa dan menyelamatkan kewanitaan mereka," kata el-Kak.

Sehari setelah video Elissa diunggah di YouTube, langsung ditonton oleh 50 ribu lebih.

Bahkan, Asma al-Assad (42) istri Presiden Suriah Bashar al-Assad langsung mengungkapkan bahwa dirinya telah memulai perawatan untuk kanker payudara tahap awal.

Lihat Videonya:

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved