Bocah 7 Tahun Tewas Tersambar Api saat Kebakaran Lahan

Seorang bocah berusia tujuh tahun tewas dalam kebakaran lahan di Kalimantan Barat. Sedangkan ayah dan kakaknya masih kritis.

Bocah 7 Tahun Tewas Tersambar Api saat Kebakaran Lahan
ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, MELAWI - Seorang bocah berusia tujuh tahun tewas dalam kebakaran lahan di Kalimantan Barat, Minggu (12/8/2018).

Korban bernama Vito, warga Desa Nanga Tikan, Kecamatan Belimbing Hulu, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Kebakaran tersebut terjadi tak jauh dari tempat tinggal korban.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi, Syfaruddin dikutip Antaranews menjelaskan, saat kebakaran lahan terjadi, korban bersama kakaknya, Rio (12) dan orangtuanya, Adong (65) sedang berada di pondok kebun.

Sekitar pukul 10.00 WIB, api yang sedang membakar lahan sebelah pondok tiba-tiba menyambar dan membakar pondok dengan cepat.

Akibatnya, Adong, Rio dan Vito menjadi korban dalam kebakaran tersebut. Adong dan Rio kritis dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Citra Husada (RSCH) Nanga Pinoh.

Sementara Vito meninggal dunia karena menderita luka bakar cukup parah.

Baca: Sempat Sesak Nafas, Satu Lagi Anggota JCH Embarkasi Batam Meninggal Dunia

Baca: Waspadalah! Ini 7 Tanda Tubuh Anda Kurang Olahraga

Baca: Pakai Kaos Ogah Ganti Presiden, Foto Anggun Tuai Banyak Komentar Netizen

Kadat, salah seorang keluarga korban yang ikut menunggu di RSCH mengungkapkan, kejadian ini diketahuinya setelah adik ipar yang berada di kampung memberitahu adanya keluarga yang menjadi korban kebakaran lahan.

"Kebakarannya pas hari Minggu yang kami ketahui. Sementara jamnya kami tidak tahu. Soal kejadiannya seperti apa, kami juga tidak tahu karena tidak berada di sana," katanya.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, Senin (13/8/2018), mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan jajarannya baik di tingkat Polres Melawi maupun Polsek Belimbing untuk memeriksa dan mengumpulkan barang bukti serta informasi di lapangan.

"Tadi malam anggota sudah turun langsung mengecek ke TKP. Hanya sampai sekarang kita masih menunggu laporan lengkap," katanya.

Saat ini, lanjut Fadlin, kronologi lengkap terkait kejadian karhutla yang menyambar pondok petani di Desa nanga Tikan, Kecamatan Belimbing Hulu, belum bisa dipaparkan.

Hal ini karena orban kebakaran masih dalam perawatan sehingga tidak bisa dimintai keterangan. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Bocah Tewas dalam Kebakaran Lahan di Melawi", 

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved