Di Moro, Petugas Medis Harus Layani Warga Door to Door. Ternyata Ini Sebabnya

Saat ini, petugas medis di Moro, Kabupaten karimun harus door to door melayani warga yang sakit. Ini sebabnya.

Di Moro, Petugas Medis Harus Layani Warga Door to Door. Ternyata Ini Sebabnya
TRIBUNBATAM/ELHADIF PUTRA
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat mengunjungi Desa Keban, Moro. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Masyarakat Tanjung Judah, Desa Keban, Kecamatan Moro meminta Pemda Kabupaten Karimun untuk dapat membangun jembatan penghubung dari desa mereka ke Dusun Niur.

Hal ini karena anak-anak yang pergi ke sekolah harus naik pompong setiap hari. Kondisi tersebut jelas cukup mengkhawatirkan masyarakat jika cuaca sedang buruk.

"Kami minta dibangun jembatan penghubung. Sampai saat ini anak-anak ke sekolah masih menggunakan pompong," kata seorang masyarakat Desa Keban saat Bupati Karimun, Aunur Rafiq melakukan kunjungan ke Kecamatan Moro.

Menanggapi permintaan dari masyarakat itu, Rafiq mengatakan, Pemerintah Daerah terlebih dahulu akan melakukan peninjauan. Pasalnya, untuk mewujudkan jembatan, anggaran yang dibutuhkan cukup besar.

"Pembangunan jembatan penghubung di Desa Keban akan ditinjau dulu karena anggarannya cukup besar hampir Rp 30 miliar," kata Rafiq.

Baca: Gelombang Panas yang Mematikan Pernah Terjadi Tahun 1911. Banyak yang Tewas

Baca: Bukan Liga Indonesia, Inilah Liga Impian Bagus Kahfi Jika Nanti Bermain di Klub Profesional

Baca: Partai PAN Tak Dukung Jokowi di Pilpres 2019, Menteri Asman Abnur Akan Diganti?

Baca: Ingin Akun Instagram Dapat Centang Biru? Simak Triknya Agar Cepat Disetujui

Pada kesempatan itu, Rafiq juga melakukan peninjauan ke pos kesehatan yang rusak di Desa Keban.

Karena tidak dapat digunakan lagi maka saat ini petugas pelayanan kesehatan di Pulau Moro harus langsung mendatangi rumah-rumah warga.

Melihat kondisi itu, Rafiq menyampaikan pos kesehatan harus diperbaiki. Orang nomor satu di Bumu Berazam tersebut juga meninjau beberapa lokasi lain yang perlu mendapatkan perbaikan melalui instansi-instansi terkait

"Kita akan memasang paving block di lapangan SDN 011 serta dibuat sarana olahraganya. Kemudian juga akan dilakukan perbaikan di stadion mini Pulau Moro. Semua ini akan dilakukan kerjasama dari OPD-OPD terkait," ujarnya.

Ditambahkan Rafiq, seluruh Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Karimun harus membangun komunikasi yang baik terhadap semua pihak termasuk dengan Kepala Daerah (Bupati).

"Kades harus aktif berkomunikasi dengan saya, jangan sampai terputus. Jangan sungkan menyampaikan informasi maupun permasalahan terjadi di desanya. Sebagai pelayan masyarakat, bangun komunikasi yang baik dengan semua pihak. Sekarang tidak ada batasan lagi," paparnya. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help