Usai Umumkan DCS, KPU Anambas Kini Tunggu Tanggapan Masyarakat

sejak diumumkan pada 12 Agustus 2018, belum ada tanggapan dari masyarakat yang masuk ke KPU mengenai 186 nama bakal calon legislatif

Usai Umumkan DCS, KPU Anambas Kini Tunggu Tanggapan Masyarakat
Tribun/Septyan Mulia Rohman.
Ilustrasi. Pengembalian berkas partai politik dari KPU Kabupaten Kepulauan Anambas kepada perwakilan sejumlah partai politik di Sekretariat KPU beberapa waktu lalu. Dua hari sebelum masa perpanjangan ditutup, terdapat 16 berkas pendaftar calon anggota KPU dari Anambas yang sudah masuk ke Tim Seleksi 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Anambas menunggu masukan masyarakat mengenai Daftar Calon Sementara (DCS) yang sebelumnya dikeluarkan oleh KPU.

Jufri Budi Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, sejak diumumkan pada 12 Agustus 2018, belum ada tanggapan dari masyarakat yang masuk ke KPU mengenai 186 nama bakal calon legislatif itu.

"Sampai saat ini belum ada. Namun sesuai tahapan akan kami buka sampai beberapa hari kedepan. Bila ada masyarakat yang ingin memberikan tanggapan, dipersilahkan untuk datang ke kantor KPU Anambas," ujarnya Selasa (14/8/2018).

Baca: Temukan Kejanggalan Dari Otopsi Bayi Terbakar di Tempat Sampah, Polisi Akan Tanya Dokter Forensik

Baca: Balita 2,5 Tahun Kecanduan Rokok di Sukabumi. Sehari Bisa Habiskan Dua Bungkus

Baca: Cuaca Panas, Warga Tarempa Khawatir Pelayanan Telkomunikasi Juga Terganggu

Pengumuman DCS ini telah dipasang di sejumlah lokasi strategis terhitung mulai 12 sampai 16 Agustus 2018. ‎Masukan dari masyarakat dianggap penting untuk memberikan ruang kepada masyarakat terhadap latar belakang bakal calon legislatif seperti dokumen persyaratan yang sebelumnya disampaikan ke KPU.

Dia menjelaskan, pengumuman DCS ini selanjutnya bakal diproses hingga menjadi Daftar Calon Tetap (DCT) yang rencananya bakal diumumkan pada September 2018. Setelah DCT dikeluarkan, ‎baru bakal calon legislatif ini diperbolehkan untuk melakukan kampanye hingga 14 April 2019.

"Sesuai tahapan, para calon diperbolehkan untuk melakukan kampanye terhitung sejak tiga hari dikeluarkannya Daftar DCT," ungkapnya.

Pelaksanaan kampanye nantinya akan diatur termasuk mengenai pemasangan atribut kampanye. KPU bersama kesepakatan partai politik akan menentukan lokasi yang akan ‎diperbolehkan untuk tempat atribut kampanye.

Meski demikian, terdapat sejumla fasilitas yang tidak diperbolehkan untuk pemasangan atribut kampanye seperti fasilitas pemerintah, tempat pendidikan hingga rumah ibadah.

"Tetap ada aturannya. Pelaksanaan kampanye ini dilakukan hingga tiga hari menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif. Dengan waktu yang terbilang panjang ini, dipersilahkan kepada calon untuk nantinya mensosialisasikan diri kepada masyarakat," ungkapnya.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved