Berita Internasional

Bankir Ini Ngaku Direkam Saat Berhubungan Intim dengan Pacarnya di Hotel, Ternyata Ini Faktanya

Menurut bankir berusia 34 tahun ini, ada seorang wanita yang diam-diam merekamnya di kamar hotel tersebut, beberapa waktu lalu.

Bankir Ini Ngaku Direkam Saat Berhubungan Intim dengan Pacarnya di Hotel, Ternyata Ini Faktanya
The Nation
Seorang bankir diperiksa terkait pornografi di Thailand. 

TRIBUNBATAM.id, BANGKOK - Seorang pejabat bank di provinsi Phetchabun, Thailand tengah, Selasa (14/8/2018), mengaku dirinya direkam saat berhubungan intim dengan pacarnya di sebuah hotel.

Menurut bankir berusia 34 tahun ini, ada seorang wanita yang diam-diam merekamnya di kamar hotel tersebut, beberapa waktu lalu.

Video tersebut kemudian beredar di internet.

Jajaran kepolisian pun langsung menyelidiki laporan tersebut, termasuk memeriksa hotel tempat bankir dan pacarnya itu menginap.

Manajemen hotel saat diperiksa polisi bersikeras bahwa resornya tidak memasang kamera apapun di kamar.

Ia juga memastikan karyawannya tidak ada yang punya kemampuan merekam adegan tersebut karena karyawan mereka umumnya berusia tua dan gagap teknologi.

Mereka mendesak polisi untuk memeriksa klip secara menyeluruh untuk memastikan keaslian tuduhan bankir tersebut.

Hasil penyelidikan polisi kemudian mengungkapkan fakta yang mengejutkan.

Ternyata bankir itu sendirilah yang merekam perbuatan ia dan pacarnya.

Dari penyelidikan, polisi menemukan bahwa adegan itu direkam di dua tempat yang berbeda. Tidak disebutkan, apakah masih di hotel yang sama atau hotel lainnya.

Setelah didesak, akhirnya bankir tersebut mengakui perbuatannya. 

Bankir tersebut mengaku kepada petugas bahwa ia telah menyiapkan kamera untuk merekam adegan mesra edengan sang pacar dan kemudian menjualnya, kata Kolonel Polisi Srithanon Ruanmool, inspektur polisi Muang Phetchabun, sweperti dilansir The Nation, Rabu (15/8/2018).

Selama interogasi lebih lanjut, pejabat bank mengakui bahwa ia telah merekam klip video sendiri untuk menghasilkan uang dari industri pornografi online.

Polisi menemukan adanya obrolan grup rahasia tentang industri pornografi tersebut. 

Wakil Kepala Divisi Antiperdagangan Manusia Letkol Sitthinan Sitthikamjorn mengatakan petugas akan menyelidiki pihak lainnya, serta tempat-tempat yang dijadikan untuk memproduksi klip-klip pornografi lainnya.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved