Berita Tanjungpinang

Kasus Ayah Tewas di Tanjungpinang, Polisi Tetapkan Anak Korban Tersangka. Begini Kronologisnya!

Kasus tewasnya Ismail Samad (73), warga Perumahan Hang Tuah Permai, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Selasa (14/8/2018) menemui titik terang

Kasus Ayah Tewas di Tanjungpinang, Polisi Tetapkan Anak Korban Tersangka. Begini Kronologisnya!
TRIBUNBATAM/WAHIB WAFA
Sejumlah anggota polisi dari Polres Tanjungpinang di rumah korban melakukan olah TKP, Selasa (14/8/2018) 

TRIBUN.BATAM.id, TANJUNGPINANG- Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Hendrial menggelar ekspos kasus tewasnya Ismail Samad (73), warga Perumahan Hang Tuah Permai, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (14/8/2018).

Kapolsek menuturkan kronologis awal korban menghembus nafas terakhirnya.

Saat itu dua anak korban yakni Zul (45) dan Aprizal Ismail berkelahi di dalam rumah.

Baca: BREAKINGNEWS. Berkelahi dengan Anaknya, Seorang Bapak di Tanjungpinang Dikabarkan Tewas

Baca: Kakaknya Menghilang, Ayah Tewas Ditabrak Truk dan Ibu Sakit. Pulanglah, Kami Sayang Kakak

Baca: Ayah Tewas Anak Patah Kaki Ditabrak Sopir Angkot di Tembesi

Korban berusaha melerai keduanya namun korban malah jadi sasaran pemukulan hingga sebanyak tiga kali.

"Berdasarkan saksi, korban oleh tersangka Ismail sempat dipukul tiga kali. Itu setelah korban berusaha melerai keduanya yang berkelahi," kata AKP Hendrial saat menggelar ekspos.

Setelah dipukuli, korban kabur ke dalam kamar dan menutup pintu.

Setelah itu korban kabur lewat pintu belakang.

Namun korban kembali dikejar.

Zul saat itu sempat menghalangi.

Tak terima dihalangi keduanya sempat kembali adu pukul.

Tak lama saat diluar rumah tepatnya di gang sebelah, korban sempat dipukul sekali hingga akhirnya korban lari dan terduduk sembari memegangi dada di bawah pohon.

Korban pun akhirnya tak sadarkan diri.

"Kemudian korban dibawa kerumah sakit dan dinyatakan meninggal. Sejauh ini proses penyidikan telah memeriksa 6 orang Saksi. Aprizal juga sudah ditetapkan jadi tersangka dengan dijerat pidana kekerasan dalam rumah tangga," ujar AKP Hendrial.

Perihal kabar yang menyebutkan tersangka diduga memiliki riwayat gangguan jiwa, AKP Hendrial mengaku telah mengajukan tes kejiwaan di RS Angkatan Laut Kota Tanjungpinang.

"Memang sebelumnya tersangka pernah dibawa ke RS Jiwa Pekanbaru," kata Hendrial. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help