Berita Karimun

Masyarakat Harus Berperan Tangkal Radikalisme, BNPT dan FKPT Gelar Penyuluhan

Dengan mempersempit ruang gerak atau menghentikan orang-orang berpaham radikalisme sangat perlu dilakukan dalam mengatasinya.

Masyarakat Harus Berperan Tangkal Radikalisme, BNPT dan FKPT Gelar Penyuluhan
TRIBUNBATAM/ELHADIF PUTRA
FKPT Provinsi Kepri dan BNPT foto bersama dalam kegiatan penguatan kapasitas penyuluh Agama dalam menghadapi radikalisme di Karimun, Rabu (15/8/2018) 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN-Aksi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok berpaham radikal dan teroris sangat meresahkan masyarakat.

Dengan mempersempit ruang gerak atau menghentikan orang-orang berpaham radikalisme sangat perlu dilakukan dalam mengatasinya.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua FKPT Provinsi Kepri melalui seketaris FKPT Provinsi Kepri, Eka saputra dalam kegiatan penguatan kapasitas penyuluh Agama dalam menghadapi radikalisme melalui FKPT.

Baca: Penentuan Akhir Tiga Kepala Dinas Ditangan Walikota Batam. Ada Sembilan Nama Diusulkan

Baca: Sisa Baja Proyek Dompak Hilang. Begini Penelusuran ke Tempat Pengumpul Besi Tua di Bintan

Baca: 8 Fakta Siti Aisyah yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Karena Membunuh Kim Jong-nam

Kegiatan tersebut berlangsung di Ball Room Hotel Aston Karimun, Rabu (15/8/2018) dengan dihadiri sekitar 100 orang pemuka agama se Kabupaten Karimun.

"Pencetus radikal biasanya lahir dari berbagai sumber, seperti ekonomi, politik, sosial, dan lain sebagainya. Bahkan dalam skala yang lebih ekstrim telah menjadi gerakan anti non muslim secara global atas nama agama islam," paparnya.

Eka menyebutkan pasca reformasi yang ditandai dengan terbukannya kran demokratisasi telah menjadi lahar subur tumbuhnya kelompok islam radikal. Ia menambahkan saat ini fenomena radikal di kalangan umat islam sering kali disandarkan dengan paham keagamaan.

"Oleh karena itu keterlibatan pihak-pihak dalam menangani masalah radikal dan teroris sangat diharapkan," ujarnya.

Sementara perwakilan Badan Nasional penanggulangan Terorisme (BNPT) pusat, Letkol Laut Setiyo Pranowo menyampaikan acaman terbesar terorisme bukan hanya terletak pada aspek serangan fisik yang mengerikan. Akan tetapi yang lebij berbahaya adalah serangan propaganda yang secara massif menyasar pola pikir dan pandangan masyarakat.

Dicontohkan Setyo, kelompok teroris yang sangat meresahkan akhir-akhir ini adalah Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). Pengaruh propaganda dan agitasi yang bernuansa kekerasan, permusuhan, penghasutan dan ajakan untuk bergabung ke kelompok ini telah banyak menyasar masyarakat.

"Terlebih sasaran target mereka yang sangat rentan adalah kalangan generasi muda. Peran masyarakat sangat penting dalam penanggulangan terorisme ini," katanya.

Turut hadir dalam kegiatan Dandim 0317/Tbk (Letkol Arm Rizal Analdie), Kemenang Provinsi Kepri ( Toufik Hidayatullah ) dan Kasat Binmas Polres Karimun (AKP Eriman). (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved