Pilpres 2019

Ruhut Sebut Partai Koalisi Pendukung Jokowi Takut Pilih Mahfud MD Jadi Cawapres

Ruhut Sitompul mengatakan bahwa Mahfud MD tidak dipiih menjadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019 atas permintaan beberapa partai politik koalisi.

Ruhut Sebut Partai Koalisi Pendukung Jokowi Takut Pilih Mahfud MD Jadi Cawapres
KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI
Ruhut Sitompul 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Misteri batalnya Mahfud MD menjadi calon wakil presiden (cawpres) Joko Widodo pada Pilpres 2019 masih menjadi perbincangan hangat.

Ternyata, Ruhut Sitompul ada di samping Mahfud MD saat menunggu pengumuman capres-cawapres Jokowi untuk Pilpres 2019, Kamis (9/8/2018).

Ruhut Sitompul mengatakan bahwa Mahfud MD tidak dipiih menjadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019 atas permintaan beberapa partai politik koalisi.

Menurut Ruhut, salah satu alasan Mahfud tidak dipilih karena partai politik koalisi khawatir Mahfud MD akan menjadi saingan terberat dalam Pilpres 2024 nanti.

Sebab, jika Jokowi terpilih lagi, otomatis Mahfud akan menjadi incumbent pada Pilpres 2024.

Baca: Mahfud MD Blak-blakan Soal Ancaman ke Jokowi: Tak Akan Tanggungjawab Kalau Cawapres Bukan dari NU

Baca: Sudah Disuruh Siapkan Diri Tapi Batal Jadi Cawapres Jokowi. Mahfud MD Ngaku Tak Kecewa, Tapi Kaget

Baca: Mahfud MD: Saya Sudah Bertemu Pak Jokowi dan Saya Maklum

"Rupanya semua menganggap dia (mahfud) jadi saingan terberat 202 kalau dia wapres, kan itu aja," kata Ruhut di rumah Cemara, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018).

Ruhut menyebut, tidak hanya Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin juga tidak sepakat Mahfud menjadi cawapres.

Ruhut juga berkisah bagaimana dirinya sedang bersama Mahfud MD saat kabar nama mantan ketua MK itu tidak dipilih sebagai Cawapres.

"Ya, sebenarnya bukan itu saja, beberapa partai kan waktu itu sudah ketemu bersama partai, itu kan akhirnya berubah. Nah, saya dengan Pak Mahfud, 'Bang aku keluar dulu Bang, ada yang telepon'. Rupanya dia dapat kabar itu, ya, kita mau bilang apa," ungkap Ruhut.

Meski begitu, Ruhut meyakini Mahfud akan tetap mendukung Jokowi-Ma'ruf meski dirinya batal jadi cawapres.

Terlebih, kata Ruhut, Mahfud telah menerima penjelasan langsung dari Jokowi terkait hal itu.

"Dia enggak akan ke mana-mana, walaupun lima tahun lalu dia kan ketua timses Pak Prabowo. Tapi untuk ini kenegarawanan, kesantunan, kerendahan hati Pak Jokowi menceritakan permasalahannya, Beliau menerima, Beliau salut," jelas Ruhut.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Ruhut Sebut Pilpres 2024 Jadi Alasan Partai Koalisi Pendukung Jokowi Tak Pilih Mahfud Jadi Cawapres"

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help