BATAM TERKINI

Imigrasi Batam Amankan Lima WN India. Ini Sebabnya

Lima orang Warga Negara India yang selama ini bekerja di atas kapal Seniha ditangkap Imigrasi Kota Batam, Rabu (15/8/2018). Ini sebabnya.

Imigrasi Batam Amankan Lima WN India. Ini Sebabnya
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Lima orang Warga Negara India yang selama ini bekerja diatas kapal Seniha ditangkap oleh Pihak Imigrasi Kota Batam, Rabu (15/8/2018) sore. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lima orang Warga Negara India yang selama ini bekerja di atas kapal Seniha ditangkap Imigrasi Kota Batam, Rabu (15/8/2018) sore.

Kepala Imigrasi Klas II A Batam Agung Lucky mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan karena WNA tersebut izinnya sudah habis alias overstay.

"Memang ada lima orang yang kita amankan kemarin. Mereka keseluruhan warga negara asing yang selama ini bekerja diatas kapal Seniha yang bersandar dikawasan Tanjunguncang," sebut Lucky.

Mereka yang diamankan tersebut di antaranya Rajesh Kungan Shaerm Ajit Josef Pereira, Sivasankar Gufri, Niegr Jesus Pereira dan Aswin Kumae Singh.

Baca: Jemaah Haji Embarkasi Segera Pulang, Cek Jadwalnya di Sini

Baca: WAJIB TAHU! Begini Cara Mudah Deteksi Dini Gejala Kanker pada Anak

Baca: Warna dan Posisi Baret TNI Ternyata Ada Maknanya. Jika Miring Kanan Ini Artinya

Sejauh ini, kelima orang asing tersebut masih berada di sel Imigrasi kota Batam. Mereka masih menjalani pemeriksaan oleh pihak Imigrasi Kota Batam.

"Kita harus melakukan pemeriksaan terhadap mereka. Kita BAP satu persatu, kemudian bari kita deportasi ke negara asalnya," sebut Lucky lagi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Para WNA yang ditangkap ini mengaku berada di sana atas pemintaan agen atas nama Raef Eldin Sharaf yang merupakan Warga Negara Libanon.

Namun sejauh ini, keberadaan Raef sendiri tidak diketahui.

Akibatnya, para WNA yang berada di atas kapal kebingungan karena tidak tahu mau mau apa. Karena kapal tersebut kapal rusak alias tidak bisa berlayar.

Sudah beberapa kali pihak Imigrasi melakukan penangkapan WNA yang bekerja di sana. Alasannya selalu sama yakni Overstay. Dan lima orang WNA asal India ini juga sama.

"Ada yang mengalami Overstay satu bulan, enam bulan dan tiga bulan. Setelah BAP selesai dalam waktu dekat akan kita deportasi," tegasnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help