BISNIS

KREATIF! Karena Miskin, Nelayan Ini Sulap 700 Botol Plastik Jadi Perahu

Konflik yang terus berlangsung mengharuskan penduduk Gaza untuk tetap mencari penghasilan melalui berbagai cara kreatif.

KREATIF! Karena Miskin, Nelayan Ini Sulap 700 Botol Plastik Jadi Perahu
AFP/Said Khatib
Nelayan Palestina bernama Mouad Abu Zeid (kanan) dan rekan-rekannya membawa perahu yang terbuat dari 700 botol plastik kosong di sebuah pantai di Rafah di Jalur Gaza selatan, Selasa (14/8/2018). 

Dia menjual tangkapannya kepada orang-orang yang melintasi daerah sekitar.

Dari hasil melaut, dia dapat mengumpulkan uang antara 20-40 shekel (Rp 79.000-Rp 158.000) per hari.

Saat mencari ikan di laut, Abu Zeid ditemani dua saudara laki-lakinya, Muath Mohammed (23) dan Ashraf (20).

Keduanya terpaksa melaut karena tidak menemukan pekerjaan di tempat lain.

"Saya seorang pelukis rumahan, tapi situasi yang sulit membuat saya menganggur," kata Muath, kepada AFP.

Dia merupakan keturunan pengungsi dari sebuah desa dekat Jaffa di Israel. "Jadi perahu ini telah menjadi penyelamat bagi saya dan keluarga saya," ucapnya.

Muath terinspirasi membuat perahu botol plastik dari YouTube, sekaligus untuk melestarikan lingkungan. Dia berharap dapat membeli jaring ikan secepatnya.

"Supaya saya dapat menjaring lebih banyak ikan, menjualnya, dan menjalani kehidupan yang layak," ujarnya.

Di bawah blokade Israel selama lebih dari satu dekade, pengangguran di Gaza tercatat mencapai 44 persen.

Pengangguran muda di wilayah itu pada 2017 menyentuh 60 persen. Banyak orang di Gaza bergantung pada penangkapan ikan untuk mencari nafkah.

Wilayah laut yang berbatasan dengan Mesir membuat mereka was-was, namun banyak ikan di sepanjang perbatasan yang siap menunggu untuk ditangkap. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Melawan Kemiskinan, Nelayan di Gaza Bikin Perahu dari Botol Plastik", 

Tags
Perahu
Gaza
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help