Qatar Siapkan 15 Miliar Dolar AS Selamatkan Turki dari Krisis Ekonomi

Menghadapi krisis ekonomi yang melanda negaranya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terus bergerilya.

Qatar Siapkan 15 Miliar Dolar AS Selamatkan Turki dari Krisis Ekonomi
kontan.co.id/bloomberg
Lira Turki 

TRIBUNBATAM.id, ANKARA - Menghadapi krisis ekonomi yang melanda negaranya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terus bergerilya untuk menyelamatkan ekonomi negaranya.

Paling baru, Turki menemukan si calon penyelamat yang akan membantu menarik negara ini dari jurang krisis yakni Qatar

Negeri Timur Tengah itu berjanji akan menginvestasikan dana hingga  15 miliar dolar AS di Turki.

Paket investasi itu diumumkan usai pertemuan Emir Qatar Sheikh Tamim Bin Hamad Bin Al Thani dengan Erdogan di Ankara, Rabu (15/8/2018).

Pertemuan ini digelar ketika Turki tengah bergulat dengan kejatuhan mata uangnya, lira, memburuknya utang dan kebuntuan politik dengan Amerika Serikat (AS).

Baca: CATAT! Ini 5 Bank yang Rentan Terimbas Krisis Turki

Baca: Kremlin Dukung Turki Buang Dolar AS. Pengamat: Trump Mengirimkan Badai Turki ke AS

Baca: Presiden Erdogan Melawan, Turki Akan Boikot Produk Elektronik AS, Termasuk iPhone

Lira sudah merosot sekitar 40% terhadap dolar AS di tahun ini, didorong oleh kekhawatiran atas pengaruh Erdogan yang semakin besar terhadap ekonomi dan seruan berulang untuk tetap menerapkan suku bunga yang lebih rendah meskipun inflasi Turki tinggi.

Penurunan tajam lira telah menimbulkan kekhawatiran tentang ketahanan sektor perbankan Turki dan menyebabkan lonjakan di pasar global.

Sumber di Pemerintah Turki yang dikutip Reuters  mengatakan dana investasi Qatar itu akan disalurkan ke bank dan pasar keuangan Turki.

"Dukungan Turki untuk Qatar selama konflik dengan Arab Saudi akhirnya terbayar. Mari kita lihat apakah China dan Rusia akan mengikuti," kata  Tim Ash, ahli strategi pasar berkembang BlueBay Asset Management LLC di London kepadaBloomberg.

Selain mencari aliansi baru, Erdogan juga berupaya memperbaiki hubungannya dengan sekutu tradisional lainnya di Eropa, seperti Jerman.

Halaman
12
Tags
Turki
Qatar
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help