LIFE STYLE

Rambut Sering Rontok? Kenali 8 Tanda Kerontokan yang Harus Diwaspadai

Karena kerontokan rambut bisa dikatakan sebagai hal biasa. Hanya saja, kerontokan rambut yang terlalu parah butuh perhatian yang serius.

Rambut Sering Rontok? Kenali 8 Tanda Kerontokan yang Harus Diwaspadai
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

4. Rambut saat keramas

Hal yang normal jika beberapa helai rambut kita rontok ketika keramas. Namun, jumlah rambut rontok yang terlalu banyak, misalnya pada lubang air, bisa menjadi indikasi kerontokan rambut yang sudah parah.
Dermatolog Dr. Kristina Goldenberg, MD kepada Shape menjelaskan, konsumsi makanan sehat yang kaya protein tanpa lemak dan membatasi bahan kimia keras ketika merawat rambut.

5. Hitung rambut 60 detik

Tes lainnya adalah dengan melakukan hitung rambut 60 detik. Apa itu?
Menyisir rambut dari arah belakang ke depan selama 60 detik atau semenit bisa menjadi indikator apakah kerontokan rambut sudah mencapai kategori parah.
Metode ini tertuang dalam sebuah artikel yang dipublikasikan JAMA Dermatology pada tahun 2008.
Setelah menyisir selama 60 detik, perhatikan berapa banyak rambut yang rontok. Jika jumlahnya masih sekitar dari 10 helai, maka kerontokanmu masih dalam batas wajar.

6. Rambut pada sisir

Jumlah rambut yang signifikan pada sisir yang awalnya bersih adalah indikator potensial bahwa kerontokan rambutmu melebihi batas wajar.
Namun, sulit untuk menilai tingkat kerontokan rambut jika sisir yang digunakan tidak bersih atau sudah dipenuhi helai rambut sebelumnya.

7. Kuncir kuda

Jika rambutmu panjang, kuncir kuda bisa menjadi tanda lainnya. Perhatikan, apakah rambut yang diikat semakin lama semakin sedikit dan jumlahnya berkurang drastis? Jika iya, maka itu bisa menjadi tanda kerontokan rambut yang melebihi batar kewajaran.

8. Gaya rambut berubah

Gaya yang dimaksud bukanlah gaya yang berubah karena kamu pergi ke salon, melainkan perubahan karena rambut yang semakin menipis.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved