Batam Terkini

Sama-sama Richard Bertemu Dalam Satu Kegiatan, Kepala BNNP Kepri Bingung Panggil Nama

Begitu kembali berjumpa, kedua kembaran duo Richard tampak akrab seperti bersaudara

Sama-sama Richard Bertemu Dalam Satu Kegiatan, Kepala BNNP Kepri Bingung Panggil Nama
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Wapimred Tribun Batam Richard Nainggolan dan Kepala BNNP Kepri Richard Nainggolan bertemu disautu kegiatan, Kamis (16/8/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Saat pertemuan antara Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri dengan insan Pers di lantai tiga Harmoni One Hotel pada Kamis (16/8/2018), ada yang menarik.

Dalam pertemuan itu, narasumber dan peserta sama-sama bernama Richrad Nainggolan. Keduanya pun sebagai pimpinan, yang satu sebagai Kepala BNNP Kepri dan satunya lagi merupakan komandan di redaksi Tribun Batam.

Begitu kembali berjumpa, kedua kembaran duo Richard tampak akrab seperti bersaudara. Mungkin kebetulan atau bagaimana, keduanya mengenakan baju yang sama kemeja putih.

Baca: Ruri Sebut Narkoba Dikendalikan Napi Lapas. Ini yang Dilakukan Satresnarkoba Bintan

Baca: Sama-sama Richard Bertemu Dalam Satu Kegiatan, Kepala BNNP Kepri Bingung Panggil Nama

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Timnas U23 Indonesia vs Laos. Kick Off Jam 19.00 WIB, Jumat Malam

Tidak saja hanya kecocokan nama dan baju saat itu. Meski marga suku keduanya sama, juga pernah tinggal di Sumatera Selatan (Sumsel). Satu berdomisli di daerah Baturaja dan satu daerah Lahat.

Selain kesamaan itu, duo Richard Nainggolan itu juga pernah bertugas di Sulawesi. Brigjen Pol Richard Nainggolan bertugas di Sulawesi Tenggara dan Wampred Tribun Batam Richard Nainggolan bertugas di Sulawesi Utara menjabat sebagai Pimred Tribun Manado.

Di acara tatap muka dengan insan Pers itu, duo Richard memiliki peranan masing-masing sesuai tupoksi. Brigjen Pol Richard Nainggolan sebagai narasumber yang memberikan materi penyalahgunaan narkotika. Sedangkan Richard Nainggolan Tribun Batam ini mewakili media untuk memberikan masukan kepada BNN.

Brigjen Richard Nainggolan berpendapat, penyalahgunaan narkotika di Kepri baik kalangan remaja SMP, SMA, sampai kelangan dewasa sangat memprihatinkan.

''Ini dilihat, nyaris setiap hari ada penangkapan soal narkoba dari beberapa stakeholder. Ada dari kami BNN, Polda, bandara, TNI, Bea Cukai dan stakeholder lainnya. Memprihatinkan,'' kata Kepala BNNP Kepri itu.

Mendengar hal demikian, mewakili media,Wapimred Tribun Batam Richard Nainggolan mengaku prihatin atas kondisi itu. Karena menurutnya, penyalahgunaan narkoba menjurus kepada kerusakan moralitas.

"Kami juga menginginkan, sekecil apa pun informasi soal penangkapan BNNP berkenan menginformasikan kepada wartawan. Ini iuga salah bentuk mengubah mindset. Mindset yang kami maksud, orang menjadi takut. Jangan main-main dengan narkoba bisa ditangkap,'' saran Richard.

Selian itu, pria yang akrab disapa Opung itu menginginkan, agar BNNP Kepri bisa memasukan program penncegahan bahaya barkoba dalam kurikulum di sekolah, sesuai dengan pasal 60 ayat 2 huruf c UU N.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Mendengarkan masukan Opung, Richard mengatakan akan mempertimbangkan dan menyambut baik. Dalam menjawab dan menanggapi hal itu, ada yang menarik lagi. Brigjen Richard enggan menyebut nama Wampred Tribun Batam karena akan memanggil namanya sendiri.

"Baik, kami sangat memahami apa yang disampaikan pak Richard. Aduh, saya sebut nama saya lagi. Apa ya saya mau sebutkan. Nama dan marga sama. Pak Richard ya,'' kata Kepala BNNP Kepri disambut tawa oleh peserta dalam ruangan itu.

Pertemuan itu bukan lah perdana. Kepala BNN Kepri Richard Nainggolan juga pernah melakukan kunjungan kerja ke kantor Harian Tribun Batam di Komplek MCP jalan Kerapu Batuampar, Kamis (11/1/2018) pada awal-awal menjabat di BNNP Kepri.(leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved