HUT RI 2018

Detik-detik Menegangkan 17 Agustus Pagi di Pegangsaan Timur, Sebelum Naskah Proklamasi Dibacakan

Mereka berjaga-jaga di sekitar rumah Bung Karno untuk memastikan tak ada tentara Jepang ataupun Sekutu yang menggagalkan rencana proklamasi

Detik-detik Menegangkan 17 Agustus Pagi di Pegangsaan Timur, Sebelum Naskah Proklamasi Dibacakan
wikipedia
Soekarno membacakan teks proklamasi kemerdekaan RI 

TRIBUNBATAM.id - Hari itu, Jumat, 17 Agustus 1945, sejak pagi rumah Bung Karno di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 dipadati puluhan pemuda.

Mereka mendapatkan kabar kemerdekaan akan sebentar lagi diraih.

Mereka pun berjaga-jaga di sekitar rumah Bung Karno untuk memastikan tak ada tentara Jepang ataupun Sekutu yang menggagalkan rencana proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Baca: Soal Rencana Kenaikan Gaji PNS Sebesar 5 Persen, Begini Penjelasan Menteri Keuangan

Baca: Ramai Video Pencopotan Bendera di Apartemen Kalibata City, Ini Penjelasan Pengelola

Baca: Masih Ingat Gloria Hamel? Makin Cantik, Kini Ia Sudah Jadi Mahasiswi Kampus ini!

Tak sedikit di antara mereka sudah ada yang bersiap memegang senjata tajam, bambu runcing, hingga senjata rampasan.

Bagi para pemuda ini, hari itu mereka merdeka atau mati. Jikalau saat itu ada hambatan dari musuh, mereka sudah siap akan pertumpahan darah.

Namun, akhirnya pada Jumat siang itu, masih dalam suasana bulan puasa, sebuah upacara dilangsungkan dengan khidmat dan sederhana.

Sebuah tiang bambu yang awalnya dijadikan jemuran pakaian digunakan untuk mengibarkan bendera Merah Putih.

Bung Karno pun tampil membacakan naskah proklamasi dengan suara mantap. Semua mendengar dengan serius.

"Proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved