Ramai Video Pencopotan Bendera di Apartemen Kalibata City, Ini Penjelasan Pengelola

Sebuah video yang berisi rekaman perdebatan antara penghuni dengan pihak yang diduga pengelola Apartemen Kalibata City, beredar di media sosial.

Ramai Video Pencopotan Bendera di Apartemen Kalibata City, Ini Penjelasan Pengelola
TRIBUNNEWS
Apartemen Kalibata City 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Sebuah video yang berisi rekaman perdebatan antara penghuni dengan pihak yang diduga pengelola Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, beredar di media sosial, Kamis (16/8/2018).

Video itu diunggah akun YouTube Kabar Kalcit dengan judul "Pencopotan Paksa Bendera Merah Putih di Kalibata City oleh Pengelola".

Dalam video berdurasi 2 menit 47 detik itu tampak seorang perempuan marah-marah sambil membawa bendera.

Di sampingnya ada seorang laki-laki memakai kaus hitam yang juga ikut marah-marah. Mereka mempertanyakan pencopotan bendera merah putih dari balkon unit hunian perempuan tersebut.

Perempuan itu menuding pengelola menerobos masuk ke unit huniannya.

Baca: Masih Ingat Gloria Hamel? Makin Cantik, Kini Ia Sudah Jadi Mahasiswi Kampus ini!

Baca: Tahun Depan Utang Rp 409 Triliun Jatuh Tempo, Ini Kata Sri Mulyani

Baca: Jadwal & Link Siaran Langsung (Live SCTV) Timnas U23 vs Laos Jumat Malam Ini. Kick Off Jam 19.00 WIB

"Unit saya diterobos masuk sama pengelola untuk dicopot benderanya. Enggak bener ini. Orang saya pasang bendera merah putih kok," kata perempuan dalam video tersebut.

"Kalau ada saya di unit, saya tidak akan izinkan siapa pun mencopot bendera saya," lanjut dia.

Hingga Kamis pukul 22.30, video itu sudah ditonton lebih dari 3.000 kali.

General Manager Kalibata City Ishak Lopung membantah pengelola mencopot paksa bendera tersebut dan menerobos unit hunian.

Menurut Ishak, pengelola mulanya melihat bendera merah putih diikatkan ke bracket AC dan railing balkon salah satu unit hunian sehingga tidak elok dipandang.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help