BintanTerkini

Turun Langsung ke Sawah, Nurdin dan Wabup Bintan Panen Raya Padi di Poyotomo

Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Wabup Bintan Dalmasri Syam ikut turun ke sawah bersama petani dan melakukan panen bersama

Turun Langsung ke Sawah, Nurdin dan Wabup Bintan Panen Raya Padi di Poyotomo
TRIBUNBATAM/AMINNUDIN
Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam ikut turun ke sawah bersama petani dan melakukan panen bersama, Minggu (19/8/2018). 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Bintan kembali melakukan panen raya. Kelompok tani Poyomakmur dengan lahan seluas 3,5 hektare memanen tanaman padinya.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam yang turut hadir dalam kesempatan tersebut ikut turun ke sawah bersama petani dan melakukan panen bersama.

Dalmasri sendiri saat ditemui di sela-sela kegiatan sempat menuturkan rasa bangganya melihat semangat masyarakat yang secata tidak langsung membantu mengembangkan sektor pertanian di Bintan. Baginya, ini merupakan upaya-upaya terobosan untuk mengembangkan berbagai sektor yang memanh potensial.

"Lahan pertanian kita memang tidak seluas di pulau Jawa, tapi sejatinya kita punya potensi itu. Tinggal bagaimana kita melakukan inovasi berkesinambungan agar potensi itu benar-benar bisa dimanfaatkan. Ini salah satu contohnya" ujarnya disaat memanen padi.

Sementara itu, Nurdin Basirun saat memberikan sepatah kata kepada petani dan masyarakat sekitar menegaskan agar bisa serius dan fokus di sektor pertanian ini. Nurdin mengingatkan agar bahwa segala sesuatunya memang dimulai dari titik terendah untuk bisa mencapai ke puncak.

"Kita mulai dari bawah dulu, pelan-pelan baru kita kembangkan. Ini batu loncatan bagi kita. Ke depannya kita lihat potensi lainnya yang bisa kita kembangkan lagi, Pemerintah berada di samping masyarakat sebagai pendukung," katanya.

Baca: Realisasi Palapa Ring Barat di Anambas Jalan di Tempat, Masih Berstatus Trial

Baca: Defia Rosmianiar Sumbang Emas Pertama Untuk Indonesia di Asian Games 2018, Ini Deretan Prestasinya

Baca: Marak Juru Parkir Liar, Dishub Batam Akan Sidak Pasar Kaget

Tanaman padi yang dikembangkan merupakan jenis padi infara 2 yang umurnya mencapai 120 hari sebelum memasuki masa panen. Tahun 2017 lalu, Kelompok Tani Poyomakmur telah melalukan panen perdana mencapai 5,2 ton. Tahun ini, panen diperkirakan mencapai 5,8 ton.

Robinson Putra dari BPTP Kepri menerangkan, Kelompok Tani Poyomakmur ini memang berada di bawah binaan mereka bersama Dinas terkait. Melihat kondisi tanah yang mengandung banyak zat besi, maka metode penanaman menggunakan teknologi pencucian serta pengairan tersaring.

"Dari kondisi lahan tadi jadi kita gunakan metode yang paling cocok. Ada sedikit kelebihan dari metode ini, dimana tanaman padi tidak perlu berendam dan cukup dengan pengairan yang rutin" tutupnya.(min)

Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help