Kapal Kandas Kerap Terjadi Perairan Kepri, Ini Analisa Basarnas Tanjungpinang

Belakangan di perairan Kepri kerap terjadi insiden kapal kandas justru di alur yang biasa dilewati kapal. Ada apa?

Kapal Kandas Kerap Terjadi Perairan Kepri, Ini Analisa Basarnas Tanjungpinang
TRIBUNBATAM/WAHIB WAFA
IIlustrasi petugas kapal SAR RB 209 mengevakuasi penumpang Kapal SB Putra Kepri yang sempat tersangkut karang, Senin (13/8/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Beberapa waktu terakhir, kejadian kapal kandas kerap terjadi di wilayah Kepri. Apa penyebabnya. Apakah karena faktor cuaca atau kelalaian kapten kapal. Dan apa juga sebenarnya yang terjadi di wilayah perairan Kepri saat ini?

Penjelasan dari Kepala Seksi Operasi (kasiops) Basarnas Kelas A Tanjungpinang Eko Supriyanto. Ia memandang itu bukanlah faktor cuaca karena faktor cuaca. Namun ia tak bisa memprediksi apakah karena kelalaian atau kurang memperhatikanya pengemudi kapal.

Baca: Gandeng Komunitas Motor, Satlantas Polres Bintan Galang Dana Korban Gempa di Lombok

Baca: Tanjungpinang Banjir Kedai Kopi Berfasilitas Wifi, Ini Alasan di Baliknya

Baca: Terungkap! Inilah Senjata Andalan Kopassus Lumpuhkan Pasukan Khusus Amerika: Durian!

"Kalau saya melihat itu bukan cuaca. Kapal kandas itu karena air surut. Air surut di jalur yang biasa dilewati kapal tersebut," ujar Kasiops Basarnas Tanjungpinang Eko Supriyanto saat dimintai tanggapannya, Senin (20/8/2018).

Lebih lanjut Eko mengatakan setiap kapal penumpang telah dilengkapi dengan GPS dan juga alat deteksi kedangkalan. Alat tersebut wajib dipakai selama perjalanan kapal penumpang. Menurutnya, sejumlah kasus kapal kandas merupakan jalur yang dilintasi kapal.

"Kita gak tau dan tidak bisa memprediksi apakah kapten kapal memperhatikan atau tidak. Tapi itu biasa yang dilintasi juga," ujarnya.

Petugas kapal SAR RB 209 mengevakuasi penumpang Kapal SB Putra Kepri yang sempat tersangkut karang, Senin (13/8/2018)
Petugas kapal SAR RB 209 mengevakuasi penumpang Kapal SB Putra Kepri yang sempat tersangkut karang, Senin (13/8/2018) (TRIBUNBATAM/WAHIB WAFA)

Ia pun mengimbau kepada kapten kapal untuk lebih memperhatikan kondisi cuaca dan rute perjalanan yang dilintasi agar.

Terlebih lagi saat ini angin selatan tengah melanda dan menurutnya cukup ekstrem. Sehingga para pengguna jasa kapal untuk lebih memperhatikan dan waspada dengan mengikuti panduan cuaca dari BMKG.

Seperti diketahui teraktif ini ada tiga kali penumpang kandas. Seminggu terakhir kapal kandas tujuan Punggur ke Tanjungpinang. Dan terakhir di perairan Moro saat hendak menuju Tanjungpinang. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help