ANAMBAS TERKINI

SEDANG BERLANGSUNG! Empat Kapal Ikan Malaysia dan Vietnam Ditenggelamkan di Anambas

Empat kapal ikan asing yang ditangkap Satwas PSDKP akan ditenggalamkan hari Senin (20/8/2018) ini

SEDANG BERLANGSUNG! Empat Kapal Ikan Malaysia dan Vietnam Ditenggelamkan di Anambas
Kapal ikan asing asal Vietnam yang ditangkap kapal patroli kepolisian Bisma 8000 di perairan Natuna, Sabtu (26/11/2016). 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Empat unit Kapal Ikan Asing (KIA) bakal ditenggelamkan hari ini Senin (20/8/2018) ini oleh Satuan Pengawas (Satwas) Sumber Daya Kelautan dan Perairan (SDKP).

Keempat unit KIA tersebut berbendera Vietnam dan Malaysia.

Keempatnya akan ditenggelamkan di sekitar perairan Tanjung Pedas Pulau Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

Empat kapal tersebut diantaranya ‎kapal dengan nomor lambung KNF 7441 berbendera Vietnam berbobot 80 Gross Ton dengan nama Nahkoda Vuong Uo berkewarganegaraan Vietnam.

Kapal tersebut ditangkap Satwas SDKP pada 23 Maret 2016.

Kemudian kapal dengan nomor lambung KNF 7440 dengan bobot 60 Gross Ton berbendera Vietnam dengan nahkoda Nguyen Van Tu (Vietnam).

Kapal ini ditangkap Satwas SDKP juga pada 23 Maret 2016.

Berikutnya kapal ikan Asing dengan nomor lambung JHFA 398 TU2 berbendera Malaysia

Kapal tersebut ditangkapan PSDKP pada 14 Oktober 2016.

Kapal itu sendiri memiliki bobot 35 Gross Ton dengan nahkoda Nhoun berkewarganegaraan Laos.

‎Terakhir KIA dengan nomor lambung JGFA 396 TU2, hasil tangkapan PSDKP pada 21 Mei 2017.

Kapal tersebut berbendera Malaysia dengan bobot 35 Gross Ton dan dinahkodai Thongkam berkewarganegaraan Thailand.

Penenggelaman empat kapal ikan asing tersebut merupakan tahap pertama dari total keseluruhan 23 kapal ikan asing.

Hingga berita ini diturunkan, proses penenggelaman masih berlangsung.

Keempatnya ditenggelamkan setelah kedapatan menangkap ikan secara ilegal di dalam perairan Indonesia khususnya perairan Natuna dan Kepulauan Anambas, Kepri. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help