4 Kesalahpahaman Orangtua Ini Picu Anak Kurang Aktivitas Fisik

Masih banyak kesalahpahaman orangtua yang membuat anak akhirnya kurang bergerak dan beraktivitas setiap hari. Apa saja itu?

4 Kesalahpahaman Orangtua Ini Picu Anak Kurang Aktivitas Fisik
FREEPIK.COM
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Belakangan ini, banyak anak yang kekurangan aktivitas fisik. Alasannya beragam, mulai kurangnya tempat bermain, tidak ada yang menemani olahraga, dan alasan lainnya.

Selain itu, masih banyak juga kesalahpahaman orangtua yang membuat anak akhirnya kurang bergerak dan beraktivitas setiap hari.

Sebenarnya, berapa lama aktivitas fisik yang dibutuhkan anak setiap hari?

Sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), anak dan remaja yang berusia 5 sampai 17 tahun membutuhkan aktivitas fisik sebagai berikut.

Baca: Jumlah Tempat Shalat Ied Bertambah, Kecamatan Sagulung Paling Banyak

Baca: Sempat Keluar Api, Begini Detik-detik Menegangkan saat Pesawat LC Peru Mendarat Tanpa Roda Depan

Baca: Total Sudah Enam Orang JCH Embarkasi Batam Meninggal, Ini Daftar Nama Lengkapnya

Setidaknya 60 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga cukup berat setiap hari.

Beraktivitas fisik lebih dari 60 menit bisa memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan.

Melakukan aktivitas fisik yang melibatkan latihan penguatan tulang dan otot setidaknya 3 kali dalam seminggu.

Beberapa anggapan berikut mungkin sering membuat orangtua keliru dan meyakini bahwa anak telah memenuhi aktivitas fisik hariannya, padahal belum tentu.

1. Ikut pelajaran olahraga saja sudah cukup

Beberapa orangtua menganggap bahwa mata pelajaran Penjaskes (Pendidikan Jasmani dan Kesehatan) di sekolah sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan anak akan aktivitas fisik.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help