Batam Terkini

86 Kios di Pasar Induk Batam Akan Ditertibkan, Ini Jadwalnya

proses pendataan dan pembagian nomor undi kepada pedagang kaki lima pasar induk, merupakan tahap pendataan finaslisasi

86 Kios di Pasar Induk Batam Akan Ditertibkan, Ini Jadwalnya
tribunnewsbatam/ nyonk
Suasana Pasar Induk Jodoh

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Dalam waktu dekat Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan melakukan penerriban terhdap kios pedagang kako lima di pasar induk, Nagoya, Batam.

Proses pendataan dan pembagian nomor undi kepada pedagang kaki lima pasar induk, merupakan tahap pendataan finaslisasi yang akan dilakukan dalam minggu ini. Hal ini agar tidak ada pegagang yang merasa tidak mendapatkan tempat.

"Sekarang sudah mendata tahap finalisasi akhir. Yang penting adalah mereka (pedagang red) sudah mendapatkan tempat," ujar Kabid Pasar Disperindag Kota Batam, Zulkarnain, Selasa (21/8/2018).

Zulkarnain mengatakan setelah itu pihaknya akan melaporkan kepada tim terpadu. Perihal waktu penertiban, tim terpadu yang akan mengeksekusi, dan yang terpenting tempatnya sudah disiapkan.

"Konsep bangunan nantinya, pasar akan dibangun 5 lantai. Kemungkinan akan dibagi, pasar lantai satu untuk pasar basah, lantai dua klontong, lantai tiga elektronik, lantai empat tempat souvenir dan ke lima foodcourt. Ini kebijakan wali kota Batam," katanya.

Baca: BREAKINGNEWS! Eko Sumbang Emas Asian Games 2018, Indonesia Peringkat 4 Sementara dengan 5 Emas

Baca: Ternyata Inilah Pemicu Banyak Pria Menjomblo, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Baca: Biarkan Anak Bermain di Alam Terbuka, Ini 4 Manfaat Bagi Tumbuh Kembang Mereka

Menurutnya, terpenting proposal sudah selesai dan diantar ke kementerian. Ia mengaku tinggal siap-siap saja.

"Di proposal kita mengusulkan Rp 200 miliar," katanya.

Sementara itu Kabid Tantrip Satpol PP Batam, Imam Tohari mengatakan surat perintah bongkar, sudah diberikan Selasa (21/8.2018). Pihaknya akan memberikan waktu kepada seluruh pedagang kaki lima selama satu minggu.

"Berarti awal September sebanyak 86 kios yang akan di bongkar. Dan mereka sudah mendapatkan relokasi tempat," kata Imam. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help