Gandeng Rusia-China dan Iran, Turki Bersiap Lawan Balik Amerika Serikat

Ditekan Amerika Serikat, Turki melawan balik menggertak pakai koalisi Rusia-China dan Iran. Bakal perang?

Gandeng Rusia-China dan Iran, Turki Bersiap Lawan Balik Amerika Serikat
AFP
Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan di Beijing untuk membahas skema perbaikan ekonomi negara yang terancam bangkrut itu di Beijing, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.ID-Keberadaan pangkalan militer AS di Incirlik, Turki dalam perkembangan terkini ternyata tidak hanya merupakan ancaman bagi Rusia bahkan bagi Turki sendiri.

Sejak Perang Dingin masih berkobar, pangkalan militer Incirlik sering digunakan oleh militer AS untuk menerbangkan pesawat pengintai U-2, guna memata-matai wilayah Rusia (Uni Soviet).

Jet-jet tempur AS dan NATO pun selalu siaga di Incirlik untuk sewaktu-waktu melancarkan serangan udara ke Rusia jika terjadi konflik.

Baca: Krisis Keuangan, Turki Kehilangan Sepertiga Konglomerat Termasuk Trump dari Turki

Baca: Perang Ekonomi, China-Rusia Patungan Menambang Emas Besar-besaran. Targetnya Lumpuhkan Amerika

Baca: BP Batam Bakal Bentuk Unit Khusus Pariwisata, Ini Bocorannya!

Secara kedaulatan Incirlik sebenarnya merupakan milik Turki.

Dilansir dari CNN dan South China Morning Post, Pemerintah Turki sendiri sebenarnya sudah pernah berniat mengambil alih pangkalan militer Incirlik pada tahun 1975.

Tapi setiap kali Turki akan mengambil alih pangkalan militer Incirlik, AS langsung meresponnya dengan cara menerapkan sangsi embargo militer dan ekonomi terhadap Turki.

Atas ancaman embargo dari AS itu, Turki akhirnya memilih diam sehingga pangkalan militer Incirlik masih bisa leluasa dioperasikan oleh AS dan NATO.

Tapi ketika pada tahun 2016 di Turki terjadi upaya kudeta yang didalangi AS, mulai terjadi perubahan sikap antara Turki-AS.

Apalagi pasukan AS di Suriah yang bertempur melawan ISIS malah mendukung suku Kurdi yang notabene merupakan musuh Turki. Konflik AS-Turki pun tak bisa dihindarkan.

Militer Turki di bawah perintah Presiden Recep Endorgan sebenarnya bisa langsung menangkapi personel militer AS di Incirlik yang terlibat kudeta.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved