UIN Sunan Kalijaga Percayakan Back Up Data di Data Centre BP Batam

BP Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Islam negeri (UIN) Sunan Kalijaga terkait disaster recovery center (DRC).

UIN Sunan Kalijaga Percayakan Back Up Data di Data Centre BP Batam
dok BP Batam
Penandatanganan MoU antara Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Drs KH Yudian Wahyudi M.A., PhD dengan Kepala BP Batam Dr Ir Lukita Dinarsyah Tuwo, MA , Senin (20/8/2018). UIN Sunan kalijaga mempercayakan back up data di IT Centre BP Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Islam negeri (UIN) Sunan Kalijaga.

Kerjasama ini dalam rangka implementasi disaster recorvery center (DRC) di ruang pertemuan Lantai 1 Gedung Prof. Saifuddin Zuhri UIN Sunan Kalijaga.

MoU ini ditandatangani oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Drs KH Yudian Wahyudi M.A., PhD dan Kepala BP Batam Dr Ir Lukita Dinarsyah Tuwo, MA , Senin (20/8/2018).

Disaster Recovery Center merupakan pusat back up data untuk mencegah kerusakan karena berbagai hal, misalnya bencana alam.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yudian Wahyudi mengatakan, pihaknya mempercayai penyimpanan data di BP Batam karena terjamin keamanannya.

Menurutnya, proses penyimpanan data di IT Centre BP Batam akan dilakukan secara bertahap, dan terus ditingkatkan.

Pihak UIN Sunan Kalijaga melakukan pecegahan terhadap berbagai risiko yang diakibatkan oleh bencana (disaster), seperti kebakaran, gempa bumi, banjir, tsunami.

Dengan adanya back up data ini, dapat dilakukan dengan menyusun rencana pemulihan bencana (Disaster Recovery Plan/DRP) dengan dukungan DRC (Disaster Recovery Center) sebagai tempat/area penyimpanan serta pengolahan data dan informasi.

Data Center yang ada mengalami gangguan, sebagian atau bahkan rusak total. Salah satu upaya untuk mengantisipasi bila hal-hal tersebut terjadi adalah dengan membangun sebuah Disaster Recovery Center (DRC).

"Kami mempercayai Batam memiliki kelebihan tersendiri dari sisi alam, yaitu tidak berpotensi gempa dan tsunami karena tidak berada dalam jalur petahan geologi dan minimnya resiko terhadap bencana alam. Hal ini merupakan upaya pencegahan sewaktu waktu terjadi bencana alam akan terselamatkan data yang dimiliki oleh pihak kami", ujarnya.

Alasan lainnya adalah, Fasilitas Pengelola Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam memiliki fasilitas TIK (teknologi informasi dan komunikasi) dengan teknologi tinggi.

Infrastuktur jaringan informasi serta komunikasi yang disiapkan, serta broadband yang dimiliki BP Batam memiliki standar tinggi.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengaku bangga atas kepercayaan yang telah diberikan UIN Sunan Kalijaga pada Recovery Center di IT Centre BP Batam.

"Dengan diberikan kepercayaan ini dalam memback up data merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk meningkatkan kapasitas, komitmen sebagai lembaga profesional yang mengelola data dan informasi" ujar Lukita.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help