BATAM TERKINI

Pemko Batam Akan Gerakkan Partisipasi Masyarakat Bantu Musibah di Lombok

Isinya, meminta pemerintah daerah memberikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

Pemko Batam Akan Gerakkan Partisipasi Masyarakat Bantu Musibah di Lombok
tribunbatam/argianto
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan segera menyikapi surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 977/6131/Sj dan 977/6132/Sj terkait bantuan korban gempa Lombok.

Surat edaran Mendagri tertanggal 20 Agustus 2018 itu, ditujukan kepada Gubernur, Bupati , dan wali kota seluruh Indonesia.

Isinya, meminta pemerintah daerah memberikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, secara resmi surat edaran tersebut belum diterima pihaknya. Meski begitu, Pemko Batam akan segera menindaklanjuti edaran tersebut.

"Kalau surat edaran sudah ada, kita mesti menyikapinya," kata Amsakar, Rabu (22/8/2018).

Ia melanjutkan, untuk dana bantuannya bisa diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam. Saat ini masih ada anggaran untuk pos dana tidak terduga.

"Fokus (dana tidak terduga di Pemko Batam)nya itu memang untuk bencana kalau terjadi di daerah. Kalau harus digunakan, kita akan ambil dari situ," ujarnya.

Soal penggunaannya untuk provinsi lain, menurut Amsakar tak masalah. Karena prinsipnya merupakan bentuk solidaritas dari pemerintah daerah atas musibah yang terjadi di Lombok.

"Tapi kita juga bisa memobilisasi, kita gerakkan atensi di PNS dan masyarakat kita. Hakekatnya memang perlu ada kebersamaan untuk membantu saudara-saudara kita di sana," kata Amsakar.

Baca: Fery Sindo Queen Star 3 Kandas Dekat Ocarina, Syahbandar Langsung Evakuasi Penumpang

Baca: Warga Binaan Kompak Masak Daging Hewan Kurban, Lapas Anak Kurban 7 Ekor Hewan

Baca: Ada Open House di Lapas Narkotika, Suasana Idul Adha Dengan Nuansa Beda

Ia melanjutkan, sebelumnya Pemko Batam juga ikut memberikan bantuan ketika terjadi musibah tsunami, dan beberapa peristiwa lainnya.

"Waktu tsunami, kita juga berangkat ke sana. Bangun sekolah, benahi makam, dan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Hadi Prabowo mengatakan, ada dua alasan mengapa pihaknya menerbitkan surat edaran soal bantuan korban gempa Lombok. Pertama, adanya permintaan Gubernur NTB di surat per tanggal 6 Agustus 2018. Salah satu isinya, meminta bantuan kepada pemerintah daerah, pusat, dan gubernur.

Kedua, pihaknya melihat ada animo dari pemerintah daerah selain NTB, terkait bagaimana upaya solidaritas membantu masyarakat Lombok untuk memberikan bantuan menggunakan APBD masing-masing. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved